JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Tradisigila band Punk Rock asal Semarang, kembali menunjukkan eksistensi karya musik profesional, salah satunya dengan gebrakan merilis album andalannya.
Band yang digawangi Fandem Fay (gitar, vocal), Hoho Daniago (bass) dan Riza Lala (drum), kembali merilis album penuh kedua bertajuk ” Young & Punk ” yang berisi 10 lagu.
Deretan lagu berjudul, Ayo Let’Go, Young & Punk, Langkah Kita, Radio di Jakarta. Segitiga, Rindu Indahnya Pertemanan, Menjadi Bintang, Tattonesia dan Ohh Bajingan, terangkum apik pada album kedua tersebut
Berbeda dengan sebelumnya, lagu di album kedua tersebut dikemas lebih beragam. dengan aransemen yang lebih segar.
“Lebih variatif baik dari lirik maupun arensemen, tidak melulu distorsi, namun ada komposi lembut di dalamnya, dengan root yang tetap Punk Rock,” ungkap Fandem Fay sang vokalis dan gitaris band tersebut, di sebuah Cafe di Semarang, belum lama ini.
Lanjutnya, pendengar karya Tradisigila bisa lebih dimanjakan dan meliar, namun tetap membawa rasa yang menyentuh tanpa menghilangkan ciri khas dari band yang berkarya dari 2009 silam tersebut.
“Ini tentang rasa, Bagaimana memanusiakan manusia, perlawanan, persahabatan hingga cinta kami rangkum dalam album tersebut,” ujarnya.
Semangat dan gejolak supaya tetap muda juga digaungkan dalam album yang resmi dirilis 10 Oktober 2025, tepat di hari ulang tahun Fandem Fay pentolan band tersebut.
“Seperti judul albumnya, kami ingin terus membakar semangat supaya tetap muda, liar, menggila dan melakukan hal yang seharusnya dilakukan. Semangat yang kami ingin tularkan semua pendeengar karya kami,” jelasnya.
Selain merilis album yang sudah bisa didengarkan diberbagai gerai digitalplat form.
Tradisigila juga sedang dalam proses pembuatan video klip untuk beberapa lagu di album kedua mereka itu.
“Saat ini kami melakukan penggarapan beberapa video klip dari track yang ada di album tersebut,” ungkapnya.
Proses pengarapan video klip tersebut dilakukan di Bali, kota dimana dua personil band tersebut menetap.
Dengan adanya lagu serta video klip tersebut, di harapkan esensi lagu lebih tersampaikan dan mewakili suara hati pendengar. (ucl/rit)






