Ida: Pendidikan Perempuan Jateng Rata-rata di Bawah SMP

DIALOG SUBUH:Cawagub Jateng Ida Fauziyah yang juga mantan Ketua Umum Fatayat melakukan roadshow di Kota Bengawan dengan melaksanakan salat subuh berjamaah dengan warga di Masjid Laweyan. Nampak Ida menyempatlam diri berdialog dengan jamaah usai salat subuh. Foto : ist

JATENGPOS.CO.ID,SOLO – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ida Fauziyah, menyoroti masalah kemiskinan yang melanda perempuan. Menurutnya, kemiskinan menjadi masalah utama yang harus segera diatasi.

“Kemiskinan banyak dialami perempuan. Ini menjadi perhatian paling serius,” katanya, Minggu (11/3).

Akibat kemiskinan, kata Ida, muncul masalah-masalah serius lainnya, seperti masalah pendidikan dan kesehatan. Perempuan banyak menjadi korban atas kemiskinan itu.

“Karena kemiskinan itulah pendidikan perempuan di Jawa Tengah rendah, rata-rata di bawah SMP,” ujar Cawagub Jateng nomor urut dua itu.

Dia mengaku memiliki solusi untuk pengentasan kemiskinan. Di antaranya ialah melalui program sejuta wirausahawan perempuan dalam lima tahun.

Dia menyebut dengan menciptakan lapangan kerja sendiri, tidak ada lagi perempuan yang bekerja sebagai buruh di negeri orang. Jateng, menurut Ida, saat ini merupakan salah satu pengirim TKI terbesar di Indonesia.

“Kita beri skill, keterampilan, akses modal, buka pasar, memperkenalkan teknologi,” imbuhnya.

Mantan Ketua Umum Fatayat NU itu juga berjanji akan menghadirkan kepentingan perempuan di dalam program kerjanya. Dia akan memberikan jaminan perlindungan terhadap perempuan.

“Kita akan membangun sinergi antara Pemprov dengan stakeholder masyarakat untuk memberikan perlindungan terhadap perempuan. Juga dengan penguatan lembaga perlindungan yang sudah ada,” tutupnya.(udi/drh)