Implementasi Model Pembelajaran STEAM di SD NEGERI 02 SOKAWANGI

Agus Nyoman Kholil,S.Pd

Pembelajaran pada tema Wirausaha kelas VI semester 1,banyak membahas materi-materi yang berkaitan dengan dunia wirausaha.Di tema ini berisi tentang cara membuka usaha yang dicontohkan oleh tokoh-tokoh yang telah sukses dalam menekuni dunia wirausaha,cara membuat iklan,membuat brosur,membuat label suatu produk,membuat formulir pengiriman barang,cara mempromosikan barang dan lain-lain dan beraneka macam  ketrampilan.Dalam proses KBM untuk tema ini tentunya ada permasalahan yang dihadapi guru terutama dalam hal  penguasaan materi pelajaran,yaitu sejauh mana siswa dalam menyerap materi pelajaran.

Penyampaian yang hanya berupa teori saja akan menjadikan siswa merasa jenuh dan cenderung tidak bersemangat dan hal ini tentu saja berpengaruh pada nilai hasil ulangan yang menurun.Untuk itu  di SD Negeri 02 Sokawangi menerapkan model pembelajaran STEAM khususnya untuk tema wirausaha.Model pembelajaran ini tidak hanya memberikan pengalaman saja tetapi juga memberikan bekal kepada siswa untuk dapat menekuni dunia wirausaha.STEAM adalah sebuah pendekatan pembelajaran terpadu yang mendorong siswa untuk berpikir lebih luas tentang masalah-masalah yang terjadi di dunia nyata.Pendekatan pembelajaran berbasis STEAM memberikan pengalaman belajar kepada siswa bahwa sains,teknologi ,teknik seni dan matematika memiliki keterkaitan .Menurut pandangan Farhati dan Supriadi ( 2020 : VI  ) metode pembelajaran STEAM sangat sesuai untuk membesarkan ditengah perkembangan era digital yang semakin pesat saat ini.Mendapatkan informasi dengan mudah dari segala sumber serta kecanggihan teknologi akan memudahkan anak mengembangkan kemampuan STEAM dalam proses pembelajaran..

Pendidikan atau pembelajaran STEAM pada masa sekarang ini sedang menjadi bahan pembicaraan ,karena model pembelajaran ini akan di implementasikan pada setiap jenjang pendidikan di Indonesia.Lebih lanjut STEAM sendiri itu artinya atau singkatan dari Science ( Sains ),Tecnology ( Teknologi ),Enginering (Teknik ) Art ( Seni ) dan Math ( Matematika ). Contoh implementasi model pembelajaran STEAM di SD Negeri 02 Sokawangi adalah Ketrampilan membuat cairan anti nyamuk dari bahan – bahan yang mudah di dapat disekitar kita.

Sudut Pandang Science ( Sains ). Pada pembelajaran ini siswa diajak untuk membuat cairan insect reppelen dari bahan alami yaitu bawang putih dan air.Nyamuk akan pergi karena bau yang sangat menyengat,karena di dalam bawang putih terkandung zat Allicin yang menimbulkan aroma yang sangat kuat.Disamping itu bawang putih mengandung Zat Nicotinic acid yang membuat nyamuk pergi..

Sudut Pandang Tecnology ( Teknologi ).Guru menerangkan cara membuat cairan anti nyamuk /pengusir nyamuk yang terdiri dari campuran bawang putih,air,minyak tanah dan sabun cair.

Sudut Pandang Engineering ( Teknik ).Guru akan menjelaskan membuat komposisi bahan-bahan yang digunakan agar proporsional.Bahan-bahannya antara lain :Bawang putih 500 g,air 250 ml,minyak tanah 1 sendok makan,dan sabun cair 1 sendok makan.Proses pembuatanya adalah sebagai berikut,bawang putih 500 g dicampur dengan air 250 ml,lalu diblender,lalu ditambah 1 sendok makan minyak tanah,lalu diamkan selama 24 jam.Setelah 24 jam disaring kemudian ditambah sabun cair 1 sendok makan.larutan yang sudah jadi diencerkan dengan air dengan perbandingan 1 : 20 ,kemudian masukan ke dalam botol semprotan.

Sudut Pandang Art ( Seni ).Guru akan menjelaskan bagaimana cara membuat kemasan obat nyamuk cair yang menarik,yaitu dengan membeli botol penyemprot ( Spray ) yang berukuran kecil dan ditempeli label pada botol tersebut.

Sudut Pandang Math (Matematika).Guru menjelaskan cara mengukur,menghitung komposisi jumlah volume air,bawang putih,minyak tanah,sabun cair.Apabila berminat untuk dikembangkan menjadi usaha agar dihitung harga bahan-bahanya dan harga perbotolnya.

STEAM merupakan model pembelajaran yang mendorong anak lebih kreatif dalam pemecahan masalah,berpikir simbolikdan berpikir logis.Dalam proses pembelajaran dikemas dengan mengkombinasikan sains,teknologi,teknik,matematika dan seni.Dengan model pembelajaran STEAM anak dirangsang berpikir kritis dalam proses pembelajaran ( Menurut Musyyadah dkk ( 2019 : 100-102 )

Lebih lanjut STEAM merupakan jawaban dari pembelajaran apa yang pantas untuk bisa menantang zaman dan bergerak maju secara dinamis.Apa yang terkandung dalam STEAM merupakan dasar untuk bisa terus beradaptasi dengan tantangan zaman.Karena Bahasa dan matematika merupakan dasar dari segala hal.Penerapan model pembelajaran STEAM di Sekolah Dasar Negeri 02 Sokawangi terbukti mampu menggairahkan semangat belajar siswa-siswi dan juga membuat siswa lebih kreatif dan lebih terampil.

Oleh :

Agus Nyoman Kholil,S.Pd

Guru SD Negeri 02 Sokawangi

Kec.Taman,Kab.Pemalang