Indonesia Promosikan 14 Perusahaan Makanan di Afrika

KETERGANTUNGAN : Suasana salah satu gerai penjualan makanan di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/5). Saat ini industri mamin punya ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor seperti bahan baku terigu, gula, susu, garam dan juga produk perasa buah, bila situasi ini terus berlanjut bisa ada kenaikan harga dari 3%-7%. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – KBRI Pretoria bersama dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Kementerian Perdagangan di Johannesburg akan ikut pada Pameran Africa’s Big Seven yang berlangsung pada 24-26 Juni 2018 di Galagher Estate, Midrand, Johannesburg, Afrika Selatan, Menurut keterangan KBRI Pretoria yang diterima di Jakarta, Ahad malam, sampel produk-produk Indonesia dari 14 perusahaan akan mengisi 10 booth Indonesia.

Perusahaan-perusahaan asal Indonesia tersebut ialah PT. Kaldu Sari Nabati, PT. Riyana Cipta Pangan, Kalbe International, PT. Siantar Top, PT. Indofood Sukses Makmur, PT. Santos Jaya Abadi, PT. Sanco Indonesia, PT. Fresh on Time Seafood, PT. Dua Kelinci, dan PT. ABC President Indonesia, PT. Bonli Cipta Sejahtera, PT. Kiantaka Rasa, PT. Mega Indo Prima, dan PT. Makmur Artha Sejahtera.

Dalam sambutan pembukaan stand Indonesia, Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Salman Al Farisi menyampaikan bahwa pada saat ini hubungan ekonomi Indonesia dan Afrika Selatan masih belum mencerminkan potensi yang ada di kedua negara.

“Baik Afrika Selatan maupun Indonesia adalah negara yang penting di kawasan masing-masing,” kata Dubes Salman.

Menurut dia, para pelaku usaha Indonesia mulai dari pengusaha besar, menenngah hingga kecil harus memanfaatkan KBRI dan ITPC untuk mendorong ekspor Indonesia ke luar negeri.

Kiprah pengusaha Indonesia diharapkan berlanjut terus, dan dapat menjaring pembeli potensial dan calon distributor sebanyak-banyaknya pada pameran kali ini.

Africa’s Big Seven merupakan pameran makanan dan minuman terbesar di Afrika yang mempertemukan pemasok global dengan pembeli. Kegiatan ini akan diikuti oleh 200 exhibitor dari 29 negara dan biasanya dihadiri oleh sedikitnya 15.000 pengunjung. Africa’s Big Seven juga merupakan ajang pertemuan tahunan bagi para profesional makanan di seluruh benua guna mendapatkan wawasan tentang perkembangan terbaru yang mempengaruhi industri.

Untuk mengoptimalkan kedatangan para pengusaha Indonesia ke Afrika Selatan, pada 27-28 Juni 2018, bekerja sama dengan KJRI Cape Town, perusahaan-perusahaan Indonesia peserta pameran tersebut akan pula melaksanakan pertemuan bisnis dan kunjungan ke beberapa perusahaan Afrika Selatan yang potensial sebagai mitra usaha. (drh/ant)