Irjen Pol Ahmad Luthfi : Pencucian Pataka Maneka Tunggal Dharma, Simbol Mensucikan Diri Pembersihan Institusi Polri

SAMBUT HUT BHAYANGKARA: Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi tengah melaksanakan prosesi pencucian Pataka Polda Jateng Maneka Tunggal Dharma di Mapolda Jateng. FOTO : DOK/JATENGPOS

JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-78, yang jatuh tanggal 1 Juni 2024, Polda Jateng menggelar Upacara Tradisi Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata. Upacara dilaksanakan dengan penuh khidmat ini dipimpin oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Polda Jateng.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Mars Polri oleh seluruh peserta upacara, dilanjutkan dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara. Setelah itu, perwira upacara yang ditunjuk melaporkan kegiatan dan dilakukan penghormatan kepada Pataka Polda Jateng “Maneka Tunggal Dharma”

Puncak acara upacara tradisi ini adalah prosesi pencucian Pataka Polda Jateng “Maneka Tunggal Dharma”. Prosesi ini dipimpin langsung Kapolda Jateng, yang menggunakan air suci yang diambil langsung dari Gunung Lawu, Prosesi ini dilaksanakan dengan khidmat menandai pentingnya makna yang terkandung dalam tradisi tersebut.

Dalam keterangannya setelah acara, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tradisi ini memiliki makna yang sangat mendalam. Menurutnya, upacara ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan dan penghayatan terhadap nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup dan pengabdian seluruh anggota Polri.

“Pencucian Pataka Polda Jateng Maneka Tunggal Dharma menjadi simbol mensucikan diri dan pembersihan institusi Polri, khususnya Polda Jateng. Ini sekaligus menjadi pedoman dan semangat bagi seluruh personil Polda Jateng untuk tetap memegang teguh kebenaran dalam melaksanakan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, serta dalam upaya penegakan hukum,” ujar Irjen Pol Ahmad Luthfi di Mapolda Jateng, Kamis (20/5).

Lebih lanjut, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa melalui tradisi ini, Polda Jateng kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga kehormatan dan integritas institusi dalam upaya memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Dengan upacara ini, diharapkan semangat dan nilai-nilai Tribrata dapat tertanam dalam diri seluruh anggota Polda Jateng dalam mengemban tugas-tugas Kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” tandasnya.

Dengan dilaksanakan upacara ini, Polda Jateng menunjukkan komitmen kuat untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan tujuan besar Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di seluruh Indonesia. (ucl/jan)