Jadi Polisi Itu Profesi Yang Mulia

11

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Menjadi anggota polisi selama 29 tahun tentu bukan waktu yang singkat bagi seorang Kombes Pol Lutfi Martadian, SIK, SH, MH yang saat ini menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, banyak pengalaman yang sudah peroleh, baik menyenangkan maupun pengalaman pahit saat menjalankan tugas.

Mengabdi dengan waktu yang terbilang lama membuatnya lebih bijak dalam menghadapi segala situasi, baginya polisi adalah profesi yang mulia dimana tugasnya adalah melayani dan mengayomi masyarakat tentunya dengan penuh keikhlasan.

“Polisi adalah profesi yang mulai, dimana kami diberikan kepercayaan untuk melayani masyarakat yang utamanya membutuhkan kepastian hukum atas sebuah persoalan. Kuncinya adalah ikhlas, selain itu menjadi polisi merupakan profesi yang tidak semua orang bisa mendapatkannya. Hanya orang-orang terpilih saja yang dapat menjadi seorang polisi, tentu itu harus disyukuri,” jelasnya.

Beberapa waktu terakhir ini, banyak oknum polisi yang menjadi sorotan publik baik karena perilakunya maupun tersandung beberapa kasus, menurutnya kasus-kasus semacam itu tidak hanya terjadi saat ini saja namun sejak dulu juga sudah ada. Akan tetapi karena saat ini keterbukaan informasi begitu baik sehingga masyarakat dapat ikut serta melihat dan menilai kinerja kepolisian. Ia pun tetap menyadari bahwa polisi juga manusia dimana tidak dapat memberikan keadilan 100%, terkadang juga dapat melalukan kesalahan. Namun, selama menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan prosedur, ia yakin kesalahan-kesalahan itu dapat diminimalisir.

“Sekarang ini setiap langkah polisi itu ada yang mengawasi baik internal maupun eksternal, dan itu bagus sekali. Sehingga kasus-kasus yang terjadi akhir-akhir ini sudah ada jalur penyelesaiannya, kepolisian pun saat ini sangat terbuka dengan kritikan bahkan aduan masyarakat saat ini cukup melalui aplikasi dengan proses yang cepat. Pada intinya kami kepolisian semakin terbuka, Semakin Presisi,” tegasnya.

Selama hampir tiga dekade menjadi polisi banyak kasus ia telah ia pecahkan, bahkan ada satu kasus yang mungkin tidak terlupakan untuk dirinya yakni ketika ia harus memburu pelaku terorisme kala itu teror bom malam natal 1999-2000 dimana ia harus berkeliling dari satu kota hingga ke kota lainnya selama 1 bulan lamanya. Ia pun berhasil membekuk para pelaku di Jawa Tengah.

“Saat memburu para pelaku teror ini cukup lama hingga satu bulan, tidak pernah pulang. Kadang tidur di polsek, kadang tidur dimasjid namun semua itu adalah pengalaman berharga untuk saya,” ungkapnya.

Kombes Pol Lutfi Martadian sebelum di Polda Jawa Tengah pernah menduduki beberapa jabatan mulai dari Kapolresta Solok Polda Sumatera Barat, Kapolres Tanah Datar Polda Sumbar, Kabid Propam Polda Sumbar, Akreditor Utama Biro Wabprov Div Propam Polri, Dosen Utama STIK-PTIK Lemdikpol, Direktur Reserse Umum Polda Kep Riau, Analis Kebijakan Madya Dittipidum Bareskrim Polri, dan Direktur Reserse Narkoba Polda Banten. (akh/sgt)