28 C
Semarang
Rabu, 28 Januari 2026

Pemkab Semarang Salurkan 1.347 Ton Bantuan Beras PPKM

JATENGPOS.CO.ID. UNGARAN- Pemkab Semarang mulai menyalurkan bantuan beras PPKM 2021kepada 105.058 keluarga penerima manfaat (KPM) di 19 kecamatan.

Penyaluran ditandai dengan penyerahan beras secara simbolis oleh Bupati H Ngesti Nugraha kepada perwakilan warga di Balai Desa Polobogo, Getasan, Kamis (29/7/2021).

Ikut hadir pada acara itu Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo, Dandim 0714 Letkol Inf Loka Jaya Sembada, Kajari Husin Fahmi dan pejabat lainnya.

Saat sambutan, Bupati mengatakan bantuan diberikan oleh Pemerintah guna membantu para KPM memenuhi kebutuhan pokok saat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Ini wujud perhatian Pemerintah kepada warga terdampak PPKM untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” katanya.

Baca juga:  Giat Vaksinasi, Menuju Heard Immunity sebagai Genderang Perang Melawan Pandemi

Bupati juga mengajak warga untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat di masa pandemi. Sehingga penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Semarang dapat ditekan.

Penyaluran bantuan beras PPKM kali ini dilakukan oleh Kanwil Bulog Jawa Tengah. Total bantuan beras yang akan disalurkan sebanyak 1.347 ton.

Wakil Pimpinan Bulog Jateng Muhson yang hadir pada acara itau menjelaskan selain KPM yang telah terdaftar sebelumnya, ada tambahan sekitar 28 ribu KPM baru di Kabupaten Semarang.

“Penyaluran tahap pertama sebanyak 1.050 ton akan dimulai hari ini. Sedangkan 300 ton sisanya akan dilakukan pada awal Agustus mendatang,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang drg Gunadi menambahkan penyaluran beras bagi KPM program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST) berasal dari cadangan beras pemerintah tahun 2021. Perincian penerima 34.135 KPM PKH dan 70.923 KPM BST serta penerima tambahan.

Baca juga:  Ditpolairut Polda Jateng, Jamin Keamanan Pembangunan Tanggul Laut dan Jalan Tol Semarang-Demak

“Bantuan beras diberikan 10 kg per KPM dengan titik dropping di balai desa atau kelurahan setempat. Penyerahan bantuan tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Usai penyerahan simbolis di balai desa, Bupati didampingi para pejabat menyerahkan secara langsung ke salah satu penerima di rumahnya. (muz)



TERKINI

OJK Rampungkan Penyidikan Kasus Pindar Crowde

Bulog Jateng Percepat Distribusi Minyakita

Menuju Fase Gugur

Rekomendasi

...