25 C
Semarang
Rabu, 14 Januari 2026

Gubernur Dorong Koperasi Merah Putih jadi Penyalur Gas Subsidi di Jateng

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, mengajak Dewan Perwakilan Daerah Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (DPD Hiswana Migas) Jateng-DI Yogyakarta, untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih menjadi penyalur gas bersubsidi atau elpiji 3 kg.

“Kalau Koperasi Desa Merah Putih bisa menyalurkan (elpiji 3 kg) bagus. Paling pokok (bisa) penetrasi di masyarakat,” kata dia saat menerima audiensi DPD Hiswana Migas, di Kantor Gubernur Jateng, Rabu, Mei 2025.

Luthfi ingin agar para pelaku usaha tersebut bisa semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya yang jauh dari agen atau pangkalan gas elpiji 3 kg. Apalagi pengurus Hiswana Migas Jateng-DI Yogyakarta menyebut, bila secara nasional luas pangkalan di wilayah operasinya lebih luas/banyak dibandingkan Jawa Timur dan Jawa Barat.

Luthfi menekankan bila tujuan Koperasi Desa Merah Putih menjadi penyalur elpiji 3 kg, agar masyarakat kecil dapat membeli gas subsidi dengan nilai ideal. Artinya, masyarakat bisa membelinya dengan harga yang tak jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp18 ribu.

Baca juga:  17 Atlet Berprestasi Kabupaten Semarang Diganjar Bonus Uang Tunai

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemprov Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, merincikan, Pemprov Jateng meluncurkan program Koperasi Desa Merah Putih yang disaksikan sejumlah menteri, bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, serta seluruh bupati/walikota.

“Maka bila ide Koperasi Desa Merah Putih dari pemerintah pusat itu salah satunya punya tugas mengawal penguatan di daerah termasuk menyuplai pupuk, juga kemudian gas elpiji,” kata dia.

Melihat tugas Koperasi Desa Merah Putih untuk menyalurkan barang bersubsidi, maka kata Sujarwanto, Hiswana Migas diminta kesiapannya untuk menata kesiapan-kesiapan dalam realisasi tujuan itu kedepannya.

“Nah jumlahnya Koperasi Desa Merah Putih ada berapa? Kalau semua terbentuk, kan sejumlah desa dan kelurahan totalnya itu 8.563,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng itu, menambahkan, posisi koperasi akan bertindak sebagai penyalur bukan sebagai pangkalannya. Sesuai arahan Gubernur Jateng, kata Sujarwanto, pihaknya akan melakukan rapat lanjutan dengan Hiswana Migas membahas skema-skema lebih lanjut.

Baca juga:  Merintis Kampung Tanaman Hias Noborejo

“Dan saya pikir ini suatu langkah bagus. Memastikan elpiji (subsidi 3kg) sampai pada konsumen tingkat akhir pada tataran yang tepat harganya,” ucap dia.

Ketua DPD Hiswana Migas Jateng-DI Yogyakarta, Agung Karnadi, menerangkan, akan melanjutkan arahan dari Ahmad Luthfi. Sebagai pelaksana di lapangan, dia bilang, selama ini secara legalitas telah terikat dengan Pertamina.

Maka dari itu, kata dia, pihaknya akan menginformasikan gagasan tersebut kepada Pertamina. Komunikasi selanjutnya akan berkolaborasi bersama-sama Pemprov Jateng.

“Saya kira ide seperti itu dampak baiknya untuk masyarakat yang di pinggiran. Bahwa sebuah program pasti ada goalnya, karena ini (gas elpiji 3kg) barang bersubsidi. Kami juga menyadari tugas utamanya dalam upaya mendekatkan, bagaimana barang itu lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata dia. (*)


TERKINI

Rekomendasi

...