30 C
Semarang
Selasa, 13 Januari 2026

Ribuan Warga NU Demak Gelar Istighosah Kemanusiaan, Desak Penanganan Serius Banjir Rob

JATENGPOS.CO.ID,   DEMAK – Ribuan warga Nahdliyin dari berbagai kecamatan di Kabupaten Demak memadati kawasan Jalan Raya Pantura Demak–Semarang, tepatnya di sekitar kawasan Pabrik Polytron Sayung, pada Minggu (15/6). Mereka hadir dalam aksi jalan kaki dan istighosah kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana banjir rob yang semakin memperparah kehidupan warga pesisir.

Meski di bawah terik matahari, semangat warga tidak surut untuk mengikuti kegiatan ini. Doa bersama dan long march menjadi simbol kepedulian masyarakat atas kondisi lingkungan yang terus tergerus air laut, terutama di wilayah Kecamatan Sayung yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

Aksi damai ini digelar sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus desakan moral kepada pemerintah agar lebih serius menangani persoalan banjir rob yang sudah bertahun-tahun membebani masyarakat. Salah satu peserta, Mustofi’ah, warga Muslimat NU dari Kecamatan Wedung, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi yang tak kunjung membaik.

“Sudah lama rob ini terjadi, tapi sampai sekarang belum ada penyelesaian yang benar-benar terasa. Semoga dengan kegiatan ini, suara kami bisa sampai ke telinga pemerintah pusat,” tuturnya.

Baca juga:  Jenguk Anggota Terluka, Waka Polda Jateng : Jangan Kapok Layani Masyarakat

Ia berharap pemerintah, baik daerah maupun pusat, segera mengambil tindakan nyata agar kehidupan masyarakat pesisir tidak terus-menerus terganggu oleh genangan air laut yang kian meluas. “Kami hanya ingin hidup tenang, tidak tiap hari khawatir rumah dan jalan terendam,” tambahnya.

Ketua PCNU Demak, KH Aminuddin, menyampaikan terima kasih atas antusiasme warga NU yang hadir dari seluruh pelosok Demak. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas sosial dan spiritual untuk mengatasi bencana yang telah lama menjadi momok bagi warga pesisir.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para Nahdliyin yang datang dengan niat mulia. Semoga doa-doa yang dipanjatkan hari ini menjadi wasilah agar banjir rob segera berlalu dari bumi Demak,” ujarnya.

Plh Bupati Demak, Muhammad Badruddin, turut hadir dalam kegiatan ini dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas belum optimalnya penanganan banjir rob oleh pemerintah daerah. Ia berharap, perhatian pemerintah pusat—khususnya Presiden Prabowo Subianto—bisa segera diwujudkan dalam bentuk nyata seperti pembangunan tanggul laut.

Baca juga:  Tidar Jateng Targetkan Raup Suara Milenial dan Generasi Z untuk Menangkan Prabowo

“Kami memohon maaf karena hingga kini penanganan belum maksimal. Semoga aspirasi ini bisa mendorong percepatan pembangunan tanggul laut yang bisa melindungi warga dari dampak rob,” ungkapnya.

Diketahui, banjir rob yang melanda kawasan Sayung hingga kini terus menggenangi jalan utama Pantura, menyebabkan gangguan lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi telah melakukan sejumlah langkah seperti pompanisasi dan normalisasi sungai dengan bantuan alat berat, namun hasilnya masih belum mampu mengatasi banjir secara menyeluruh.

Aksi istighosah ini menjadi penanda bahwa masyarakat Demak tak tinggal diam, mereka terus berharap, berjuang, dan berdoa agar tanah kelahiran mereka terbebas dari genangan rob yang telah lama menjadi ancaman nyata. (adi)


TERKINI

Rekomendasi

...