30 C
Semarang
Jumat, 30 Januari 2026

Islamic Economics and Business Center, Kolaborasi BPKH dan UNS Edukasi Masyarakat tentang Ekonomi Syariah

JATENGPOS.CO.ID,  SOLO – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memulai pembangunan Islamic Economics and Business Center di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, Kamis (17/07).

Pembangunan ini menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan pendidikan, kajian akademik, pengabdian, serta praktik ekonomi dan bisnis syariah di Indonesia.

“Gedung ini melambangkan komitmen BPKH dalam mendukung pendidikan dan pengembangan ekosistem ekonomi Islam yang berkelanjutan, dengan harapan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia.” Kata Anggota Dewan Pengawas BPKH, Dr. Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Kemaslahatan BPKH yang dibiayai dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari dana setoran awal jemaah haji.

“Saat ini, BPKH mengelola sekitar Rp3,9 triliun Dana Abadi Umat yang diinvestasikan ke dalam berbagai instrumen syariah. Pokok dananya tidak digunakan, namun nilai manfaatnya kami salurkan untuk mendukung program-program kemaslahatan di seluruh Indonesia, termasuk pembangunan pusat studi ekonomi Islam ini yang masuk ke dalam asnaf Pendidikan dan Dakwah yang akan menjadi bagian dalam membangun masyarakat di Indonesia,” jelas Dr. Mulyadi.

Baca juga:  Heri Pudyatmoko Minta Kesehatan dan Keselamatan Kerja Diperhatikan

Pusat studi ini diharapkan menjadi wadah pengembangan pendidikan keilmuan dan keterampilan praktis di bidang ekonomi dan bisnis syariah.

Program-program yang ditawarkan dirancang untuk mencetak talenta dan pelaku ekonomi yang kompeten, serta mampu menjawab tantangan ekonomi global melalui pendekatan berbasis nilai-nilai Islam yang berdampak bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Tidak hanya fokus pada pendidikan formal, Islamic Economics and Business Center juga memiliki misi penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai konsep-konsep ekonomi dan bisnis syariah.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong penerapan prinsip-prinsip ekonomi dan bisnis Islam yang adil, berkelanjutan, dan inklusif, baik dalam skala individu maupun komunitas.

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Dr. dr. Hartono, menyambut antusias pembangunan Islamic Economics and Business Center di kampus UNS Solo.

Baca juga:  STIESEM 2023 Angkat Tema "Utilization of Technology in Economic Development and MSMEs" Hadirkan Pembicara Empat Negara

“Gedung ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan simbol dari harapan dan cita-cita besar ekonomi syariah yang berdampak bagi masyarakat Indonesia. Ini merupakan yang pertama di universitas dan harapannya dapat menjadi contoh, dapat memberikan manfaat kepada UNS, masyarakat sekitar, bangsa dan negara, khususnya umat Muslim dan perkembangan ekonomi dan bisnis Islam,” tandas Prof. Hartono.

Pembangunan Islamic Economics and Business Center ini merupakan wujud nyata sinergi antara UNS dan BPKH dalam mendorong pengembangan dan memajukan masyarakat Indonesia, yaitu melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian dalam menerapkan ilmu ekonomi dan bisnis syariah yang berkelanjutan, aplikatif, dan berdampak.(dea)



TERKINI

Rekomendasi

...