JATENGPOS.CO.ID, MAGELANG — Komitmen negara dalam menjamin hak pendidikan bagi setiap anak kembali ditegaskan melalui dialog dengan masyarakat Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, dalam rangka Reses Masa Sidang 2025–2026, Senin (22/12/2025). Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi instrumen penting untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengenyam pendidikan.
Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan orang tua murid, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, anggota DPRD Kabupaten Magelang Fraksi PDI Perjuangan, Nanang Khosim, Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Wibowo Prasetyo menegaskan bahwa PIP merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masa depan generasi muda.
Ia menekankan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh lagi menjadi alasan anak-anak berhenti sekolah. Negara, menurutnya, harus hadir melalui kebijakan yang adil dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“PIP ini adalah wujud kepedulian negara. Kami terus mendorong agar jangkauan program ini semakin luas sehingga tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena persoalan biaya,” ujarnya.
Selain bantuan pendidikan, ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi proses belajar anak. Bantuan beasiswa, kata dia, perlu diimbangi dengan pendampingan dan pendidikan karakter dari keluarga.
“Dengan adanya bantuan pendidikan, orang tua seharusnya lebih tenang mendampingi anak belajar. Pendidikan karakter dan spiritual harus berjalan beriringan dengan pendidikan formal,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak abai terhadap penggunaan gawai pada anak. Kehadiran dan perhatian keluarga, menurutnya, menjadi kunci keberhasilan pendidikan anak di tengah tantangan era digital.
Dalam sesi dialog, berbagai aspirasi masyarakat turut disampaikan, mulai dari akses bantuan sosial, dukungan bagi anak yatim, hingga penguatan fasilitas keagamaan. Aspirasi tersebut menjadi bagian dari ranah kerja Komisi VIII DPR RI dan akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama kementerian terkait.
Kepala Desa Pucang, Anwari, menyampaikan apresiasi atas tersalurnya bantuan PIP kepada ratusan warga desanya. Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan pendidikan anak.
“Bantuan PIP ini sangat membantu warga kami. Kami berharap seluruhnya digunakan untuk kebutuhan sekolah anak-anak,” ujarnya.(*)

