JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Untuk menperkuat ketahanan pangan daerah dan mengendalikan inflasi, Wali Kota Salatiga dr Robby Hernawan Sp.OG membuat terobosan yaitu setiap siswa sekolah diminta untuk menanam minimal dua pot tanaman cabai di rumah. Selain cabai, Robby juga punya gagasan menggerakkan masyarakat untuk menanam padi di pot di rumahnya.
” Untuk cabai kami sudah menyebarkan 1700 an bibit cabai untuk ditanam. Untuk padi, ini bukan hal mustahil, kita harus berfikir out of the box. Jika kita tanam padi, semisal rata- rata menghasilkan satu kilo saja per rumah, panen empat bulan sekali, sudah berapa ton yang dihasilkan. Ini bisa berkontribusi dalam ketahanan pangan. Tentunya ini juga butuh kolaborasi semua pihak,” ujar Robby saat acara Sarasehan Awal Tahun 2026 yang digelar di Ruang Kaloka, Gedung Setda, Senin (05/01/2026),
Dalam.kesempatan ini, Robby Hernawan juga mengajak seluruh jajaran birokrasi untuk tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi berani melakukan terobosan luar biasa demi kesejahteraan masyarakat.
Salah satu langkah berani yang diambil Pemerintah Kota Salatiga adalah penguatan program kedaulatan pangan. Meski memiliki keterbatasan lahan, Salatiga memulai pilot project penanaman padi kering dan sorgum. ” Kita harus out of the box. Keterbatasan lahan bukan alasan untuk tidak swasembada,” tegasnya.
Senada dengan visi eksekutif, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, menekankan pentingnya efisiensi kerja dan penyelesaian persoalan lingkungan. Ia menegaskan bahwa masalah klasik seperti sampah harus dituntaskan pada tahun 2026.
“Jangan menunda pekerjaan. Apa yang bisa dikerjakan hari ini, selesaikan sekarang. Untuk sampah, kita selesaikan dari hulu melalui pemilahan di rumah tangga, bukan hanya menumpuk di TPA. Kita ingin Salatiga benar-benar bersih,” ujarnya lugas.
Pemerintah Kota juga memasang target agar kuliner dan produk UMKM Salatiga, khususnya olahan singkong yang telah melegenda, mampu menembus pasar global. Melalui program Jarkom Mabar (Jaringan Komunitas Mahasiswa Berwirausaha), Pemkot telah mencetak 10 juragan muda yang siap membawa inovasi agar produk lokal semakin kompetitif di pasar internasional.
Kegiatan Sarasehan Awal Tahun ini diakhiri secara khidmat dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026 dan penandatanganan perjanjian kinerja. Penyerahan dilakukan oleh Wali Kota Salatiga bersama Wakil Wali Kota, Nina Agustin, kepada Pj. Sekda Muthoin, jajaran Kepala OPD, serta para Camat.( deb)





