31 C
Semarang
Senin, 2 Maret 2026

Perkuat Karakter Bangsa, Wibowo Prasetyo Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Purworejo

JATENGPOS.CO.ID, PURWOREJO – Upaya memperkokoh fondasi kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi terus dilakukan. Pada 5 Februari 2026, Anggota DPR/MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini diikuti tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, dan unsur organisasi kemasyarakatan.

Dalam pemaparannya, Wibowo menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI—yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—bukan sekadar konsep normatif, melainkan pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus terus diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Di era globalisasi dan digitalisasi seperti sekarang, masyarakat menghadapi berbagai tantangan: arus informasi tanpa batas, pergeseran nilai, hingga potensi polarisasi sosial. Empat Pilar inilah yang menjadi kompas agar kita tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Wibowo, legislator dari Dapil Jawa Tengah VI.

Ia menjelaskan, Pancasila menjadi dasar dalam membangun sikap toleran dan gotong royong di tengah keberagaman. UUD 1945 memberikan landasan konstitusional dalam menjaga hak dan kewajiban warga negara. Sementara NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi perekat persatuan di tengah perbedaan suku, agama, budaya, dan pandangan politik.

Menurutnya, masyarakat di daerah seperti Purworejo memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Globalisasi memang membuka peluang kemajuan ekonomi, pendidikan, dan teknologi, namun tanpa penguatan karakter kebangsaan, bangsa ini bisa mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar yang tidak selalu sejalan dengan nilai luhur bangsa.

“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar. Jangan sampai kemajuan teknologi justru menjauhkan kita dari semangat persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial,” tegas politisi mantan wartawan ini.

Dalam sesi dialog, peserta juga menyampaikan pandangan terkait tantangan kebangsaan di tingkat lokal, mulai dari penguatan pendidikan karakter di sekolah hingga pentingnya literasi digital untuk menangkal hoaks dan ujaran kebencian.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi menjadi momentum memperkuat kesadaran kolektif masyarakat bahwa Empat Pilar MPR RI adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika global yang terus berubah.



TERKINI

Rekomendasi

...