30 C
Semarang
Kamis, 12 Maret 2026

Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Siapkan Inovasi Layanan Humanis Mudik Lebaran


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Polda Jawa Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis (12/3/2026) sore.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi selaku Inspektur Upacara, didampingi Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo serta Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat.

Turut hadir Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latief Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, unsur Forkopimda Jawa Tengah, serta perwakilan instansi dan stakeholder terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi membacakan amanat Kapolri yang menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

“Operasi kemanusiaan ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai Jumat (13/3/2026) hingga Rabu (25/3/2026), dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum bulan Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Gubernur.

Baca juga:  Penjual Kebutuhan Esensial di Mall Diizinkan Gibran Tetap Buka

Dijelaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan selama masa operasi.

“Kerawanan tersebut meliputi ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga maupun kelangkaan bahan pokok dan BBM. Selain itu, gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, hingga potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi tersebut,” terang Ahmad Luthfi.

Usai apel, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyampaikan bahwa selain melakukan pengamanan jalur mudik, Polda Jateng juga menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kepada masyarakat guna mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman.

“Program Valet Ride kami siapkan sebagai alternatif perjalanan yang lebih aman bagi pemudik sepeda motor. Sementara itu, chatbot Si Polan akan membantu masyarakat memperoleh berbagai informasi lalu lintas, layanan kepolisian, hingga jalur alternatif selama perjalanan mudik,” jelas Kapolda.

Baca juga:  Undian Kredit Perangkat Desa BDK Dipastikan Tak Ada Unsur Politik

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 serta berbagai fasilitas hospitality yang telah disiapkan di pos pengamanan, pos pelayanan, maupun rest area di sepanjang jalur mudik wilayah Jawa Tengah.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jawa Tengah mengerahkan total 28.980 personel, yang terdiri dari 22.680 personel Polri dari Polda Jateng dan Polres jajaran serta 6.300 personel gabungan dari berbagai instansi dan dinas terkait.

Ribuan personel tersebut akan disiagakan di 219 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah, terdiri dari 1 pos terpusat, 18 pos terpadu, 52 pos pelayanan, dan 148 pos pengamanan guna memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik hingga arus balik Lebaran. (ucl)



TERKINI


Rekomendasi

...