Silaturahmi ke Paroki Santo Ignasius Magelang, Teguhkan Semangat Toleransi dan Kebhinnekaan




JATENGPOS.CO.ID,  MAGELANG — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, melakukan kunjungan daerah pemilihan dengan bersilaturahmi ke Gereja Katolik Paroki Santo Ignasius Magelang, Sabtu (16/5/2026). Kehadiran Wibowo disambut langsung oleh Romo FX Alip Suwito, Pr bersama jajaran pengurus paroki dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam pertemuan tersebut, dialog banyak membahas kehidupan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Magelang yang selama ini dikenal berjalan harmonis. Romo Alip menilai masyarakat Kota Magelang telah lama hidup berdampingan tanpa sekat agama maupun golongan.

Namun demikian, ia juga menyoroti turunnya posisi Indeks Kota Toleran (IKT) Kota Magelang tahun 2025 versi SETARA Institute, dari peringkat empat menjadi peringkat tujuh nasional. Menurutnya, kondisi itu harus menjadi bahan evaluasi bersama agar semangat toleransi yang telah terbangun tetap terjaga dan semakin diperkuat.

“Selama ini kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Magelang sangat baik. Ketika indeks kota toleran menurun, itu menjadi bahan evaluasi bersama. Pemerintah Kota Magelang juga memiliki komitmen untuk memperbaikinya, dan kami tentu mendukung penuh,” ujar Romo Alip.

Baca juga:  Wanita Muda di Semarang Tewas Diduga Ditusuk Suami

Ia menjelaskan, semangat menjaga keberagaman juga tercermin dalam pembangunan Pura Jagat Natha di kawasan sekitar Alun-alun Kota Magelang. Menariknya, pembangunan pura tersebut turut melibatkan tokoh lintas agama sebagai penasehat, termasuk dirinya.

Menurut Romo Alip, keberadaan pura di tengah kota bukan sekadar pembangunan tempat ibadah, melainkan simbol nyata kebhinnekaan Kota Magelang. Terlebih, di kawasan tersebut telah berdiri masjid, kelenteng, gereja Katolik, hingga gereja Kristen yang selama ini hidup berdampingan secara harmonis.

“Ini menjadi simbol bahwa Kota Magelang dibangun dengan semangat keberagaman. Semua agama mendapat tempat dan dihormati,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wibowo Prasetyo juga menyerahkan bantuan Alkitab cetakan tahun 2025 kepada Paroki Santo Ignasius Magelang. Bantuan diterima langsung oleh Romo Alip bersama pengurus gereja sebagai bentuk dukungan terhadap kehidupan keagamaan dan kerukunan umat.

Baca juga:  Telkomsel Percepat Pemulihan Layanan di Sumatera

Wibowo menegaskan bahwa toleransi tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus terus dirawat melalui perjumpaan, dialog, dan kerja sama nyata antarumat beragama. Ia juga mendukung langkah Pemerintah Kota Magelang dalam memperkuat kembali predikat sebagai kota toleran.

“Kota Magelang memiliki modal sosial yang sangat kuat dalam menjaga kerukunan. Ini harus terus dirawat bersama. Toleransi dan kebhinnekaan adalah cita-cita besar bangsa Indonesia yang tidak boleh luntur oleh perbedaan apa pun,” ujar Wibowo, anggota Komisi VIII dari Dapil Jawa Tengah VI.

Menurutnya, keberagaman di Indonesia justru menjadi kekuatan bangsa, bukan sumber perpecahan. Karena itu, komunikasi dan silaturahmi lintas agama perlu terus dibangun agar masyarakat tetap hidup rukun, damai, dan saling menghormati.

Kunjungan tersebut menjadi gambaran bahwa hubungan lintas agama di Kota Magelang tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan tumbuh dalam kerja sama nyata dan semangat saling mendukung demi menjaga persatuan masyarakat.




TERKINI




Rekomendasi

...