Uthi-Uthi Mantan Pejabat Salatiga Bentuk Hadroh, Hibur Penonton di Patlikuran


JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Ada yang berbeda dari acara Patlikuran di rumah dinas Wali Kota Salatiga, Sabtu (23/5/2026) malam. Kegiatan rutin bulanan di setiap tanggal 24, yang mempertemukan UMKM dan pelaku seni serta budaya ini ada yang menjadi perhatian dari tamu dan pengunjung yaitu penampilan Hadroh Ukthi Salam Bernada ( USB).

Hadroh dengan modern ini dibidani oleh uthi-uthi mantan pejabat dan ASN di Pemkot Salatiga yang dikomandoi oleh Nunuk Dartini, S.Pd, M.Si pensiunan Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga. Penampilan hadroh yang terdiri dari 17 personil di acara ini sangat seru dan menghibur pengunjung. Usia mereka semuanya di atas 60-an tahun alias sudah besrtatus nenek-nenek bercucu semua.

Selain Nunuk Dartini, ada mantan pejabat senior lainya yang turut membidani dan menghidupkan hadroh ini, diantaranya mantan Sekretaris Dewan ( Sekwan) Sri Wityowati, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB ( DP3APPKB) Yuni Ambarwati, Pensiunan Kepala DKK Siti Zuraidah, pensiunan Kepala DKK Salatiga dr Sofie Harjanti dan sejumlah pensiunan ASN lainnya yang sangat kompak dalam menekuni seni hadroh ini.

Baca juga:  10 Juta Batang Rokok llegal dimusnahkan di Kantor Gubernur Jawa Tengah

Ketua Hadroh Ukthi Salam Bernada, Nunuk Dartini menjelaskan, lahirnya hadroh modern ini tidak hanya menggunakan alat keprok dan rebana/terbang, namun ada drum, orgen, keyboard dan tamborin. “ Grub ini baru kita bentuk pada 28 Februari 2026, dengan jumlah anggota 17 orang, personilnya mantan pejabat Pemkot Salatiga,” jelasnya.

Dijelaskan Nunuk Dartini, ide awal terbentuknya grub hadroh ini bermula dari komunitas pensiunan Pemkot Salatiga yang tergabung dalam Salam ( Sahabat Lama Salatiga) saat akan halal bihalal di bulan Maret lalu. Kemudian muncul ide untuk mengisi acaranya dengan kesenian hadroh. “ Meski saat itu kita spontan, akhirnya kita tetap tampil. Untuk alat music milik sendiri dan disuport oleh para suami kita,” imbuhnya.

Dikatakan Nunuk Dartini, meski sebelumnya tidak semuanya memiliki latar belakang bermusik, namun dengan tekad dan ketekunan berlatih yang dimentori pelatih hadroh Aan Budi Suwanto, maka grub hadroh uthi-uhti ini sudah mahir dalam menghibur penonton. Bahkan grub ini sudah ditanggap ke sejumlah daerah di sekitar Salatiga.” Kita sudah tanggapan dan dibayar lho, tapi visi misi kita sebenarnya tidak itu, kami kumpulan pensiunan yang ingin tetap berkarya. Kami pernah ditanggap di Jambu, Suruh, Banyumili, ke depan mau ditanggap di Ampel, Boyolali. Untuk tarifnya, rahasia,” imbuh Nunuk sembari tertawa.

Baca juga:  Kapolda Jateng Cek Jalur Tol Trans Jawa di Rest Area 519 B Sragen

Penampilannya di acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, semata-mata untuk ikut berpartisipasi dan menghibur penonton, dengan belasan lagu-lagu hadroh yang sudah dikuasainya. “ Kami semua selalu kompak dan happy, kami senang bisa menghibur masyarakat Salatiga di acara Patlikuran,” tandasnya.

Selain grub hadroh, mereka juga membuat grub line dance dengan nama Pesona Liuk Bunda dan juga dancing harmoni. “ Jadi liuknya mempesona dan kami rutin melakukan latihan. Jadi selain ajang silaturahmi, mengisi waktu, juga dapat sehatnya. Just for fun,” pungkasnya. (deb)


TERKINI

Rekomendasi

...