JATENGPOS.CO.ID, BATANG– Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto mendapatkan penghargaan sebagai Inisiator Gerakan Merawat Pertiwi untuk Masa Depan Berkelanjutan. Penghargaan diserahkan dalam acara detikJateng-detikJogja Awards 2026 di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis Batang, Jumat, 23 Oktober 2026.
Sekretaris DPRD Jawa Tengah, Agung Hariyadi mewakili Sumanto menerima penghargaan tersebut dari Direktur Utama detikNetwork Abdul Aziz. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Sumanto yang menginisiasi gerakan Jogo Kali Merawat Bumi melalui aksi penanaman pohon penyimpan air di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Gerakan tersebut melibatkan ratusan relawan, petani, dan warga, dengan menanam bibit pohon Preh, Bulu, dan Beringin di aliran sungai yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian. Aksi berawal dari keprihatinan akan susahnya para petani mencari air saat musim kemarau. Tak jarang mereka harus membeli air untuk mengairi sawah yang berarti menambah biaya produksi.
Sumanto mengucapkan terimakasih atas penghargaan tersebut. Ia berharap aksi Jogo Kali Merawat Bumi bisa mendorong keterlibatan masyarakat agar peduli terhadap lingkungan.
“Sebetulnya apa yang saya lakukan belum memiliki dampak yang signifikan. Langkah ini harus dilakukan secara bersama sama dan terus menerus agar alam kita tetap lestari,” katanya.
Ia menambahkan, di Kabupaten Karanganyar, krisis air juga selalu terjadi saat kemarau. Termasuk di sebagian kawasan hulu seperti Tawangmangu dimana sebagian warga terpaksa mendatangkan truk tangki berisi air untuk memenuhi kebutuhannya.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut berharap program penghijauan tak berhenti sebatas acara seremonial saja. Setelah ditanam, bibit-bibit pohon harus dirawat agar tumbuh besar. Pohon-pohon ini harapannya bisa menciptakan belik atau sumber-sumber air baru di masa depan.
“Saya sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas penghargaan ini. Semoga semakin menginspirasi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, aksi peduli lingkungan membutuhkan niat ikhlas tanpa pamrih karena tak bisa dipetik langsung manfaatnya. Namun manfaatnya akan dirasakan anak cucu kita nanti.
Hal tersebut seperti yang pernah disampaikan Bung Karno, yakni “Karmanyevadhikaraste maphalesu kadacana”. Bung Karno sering mengutip kalimat ini untuk membakar semangat perjuangan.
“Kalimat ini artinya bekerjalah seikhlas-ikhlasnya. Kalau kamu tidak memetik hasilnya, anakmu nanti yang akan memetik. Kalau bukan anakmu, nanti cucumu yang akan mendapatkan manfaatnya,” ujarnya.
DetikJateng-detikJogja Awards merupakan forum penghargaan bagi tokoh-tokoh berkontribusi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti sejumlah tokoh, mulai dari kepala daerah, pemangku kepentingan, hingga pengusaha yang berperan dalam pembangunan Jawa Tengah.
Tahun ini, kegiatan mengangkat tema ‘Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan’. Acara ini juga menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah. (muz)








