Beranda Semarang JD.ID Gelar Pelatihan e-Commerce

JD.ID Gelar Pelatihan e-Commerce

Khusus Penyandang Disabilitas

23
PELATIHAN: Penyandang disabilitas sedang mengikuti pelatihan platform digital di aula Dinas Sosial Jawa Tengah yang berada di Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (20/3).

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Sebagai bentuk kepedulian JD. ID sebagai salah satu platform e-commerce Indonesia terhadap seluruh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Khususnya UMKM lokal penyandang disabilitas yang terkena dampak dari kondisi pandemi saat ini.

JD.ID bersama dengan ThisAble Foundation menggelar pelatihan dan sosialiasi bertema Pemberdayaan Disabilitas di Era Pandemik dengan Memanfaatkan Platform Digital. Th isAble Foundation adalah yayasan dan wadah pemberdayaan bagi para penyandang disabilitas agar dapat mandiri secara ekonomi melalui berbagai program pelatihan dan edukasinya sehingga para penyandang disabilitas tersebut mendapatkan kesempatan pekerjaan yang sama dengan non disabilitas lainnya.

 Sesi pelatihan dan sosialisasi tersebut digelar di 3 kota, yaitu di Semarang (20 April 2021), Yogyakarta (23 April 2021) dan Bandung (7 Mei 2021), dan dihadiri oleh sekitar 150 UMKM penyandang disabilitas dibawah naungan dari Th isAble Foundation.  Chief Finance Offi cer (CFO) JD. ID, Sandy Permadi mengatakan JD. ID sebagai platform e-commerce berkewajiban untuk mendukung dan membina para pelaku UMKM yang terkena dampak dari situasi pandemi seperti saat ini. Khususnya UMKM penyandang disabilitas melalui pelatihan dan sosialiasi digital seperti yang dilakukan saat ini dengan ThisAble.

 ”Pelatihan dan sosialisasi yang kami lakukan ini bagi kami sangat penting, karena telah melibatkan dua hal penting yang menjadi perhatian dan fokus pemerintah saat ini, yaitu perluasan teknologi digital dan pemberdayaan UMKM secara merata, khususnya UMKM penyandang disabilitas,” ujar Sandy.

Dikatakan, salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM di masa pandemi ini adalah dengan melakukan digitalisasi. Namun, peralihan pemanfaatan teknologi digital tidak dapat dilakukan begitu saja, karena, ternyata masih banyak UMKM yang belum mampu melakukan transaksi daring secara optimal.

“Terkendala masalah kualitas produk, kapasitas produksi, serta rendahnya literasi digital. Hal inilah yang mendorong JD.ID sebagai salah satu e-commerce terbesar di Indonesia untuk memberikan solusi teknologi dan pelatihan keterampilan untuk para pelaku UMKM penyandang disabilitas yang selama ini terpinggirkan» jelas Sandy.

Chief Operating Offi cer (COO) ThisAble Foundation, Nicky Claraentia Pratiwi juga mengatakan bahwa kolaborasi antara Th isAble dengan JD.ID sebagai platform ecommerce ini merupakan sebuah langkah yang tepat dan efektif bagi para pelaku UMKM penyandang disabilitas.

 «Saat ini menjadi waktu yang tepat untuk mendorong para UMKM penyandang disabilitas untuk berperang aktif dalam bersamasama membangun ekonomi digital yang bersifat inklusif di mana semua orang boleh dan harus terlibat di dalamnya,” ujar Nicky. (Prast.wd/biz/sgt)