Beranda Jateng Kades dan Lurah Diminta Netral

Kades dan Lurah Diminta Netral

Diajang Pilkada Karanganyar dan Pilgub Jateng

216
foto: Ketua Papdesi Karanganyar Sutarso.
foto: Ketua Papdesi Karanganyar Sutarso.

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Peran perangkat desa dalam gelaran Pilkada serentak 2018 dinilai strategis dalam menjaga kondusifitas masyarakat. Apalagi Pilkada kali ini di Karanganyar bebarengan dengan Pilihan Gubernur Jawa Tengah. Sikap netral perangkat desa dan Lurah harus dapat dilaksanakan sebaik-baiknya.

Ketua Paguyuban Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Karanganyar, Sutarso mengatakan, seluruh anggota Papdesi sudah dikumpulkan dan diberi arahan agar bersikap netral dalam Pilkada serentak 2018 ini. Hal itu penting dilakukan untuk menjaga marwah pemerintah desa dan menjaga demokrasi agar berjalan dengan baik.

“Sikap kita sebagai perangkat desa harus netral. Itu untuk menjaga kondusifitas masyarakat. Jangan sampai kita menciderai marwah demokrasi,” ucapnya pada wartawan, kemarin (22/1).

Apalagi dalam Pilkada Karanganyar 2018 ini, calon incumbent saling berhadap-hadapan, yakni Bupati Juliyatmono yang berpasangan dengan Rober Christanto (Yu-Ro Baru) dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dengan Ida Retno Wahyuningsih (Rohadi – Ida). Tentu saja, sikap netral perangkat desa diharapkan bisa dilaksanakan dengan baik.

Menurut dia hal itu juga sesuai dengan Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 disebutkan bahwa Kepala Desa, Perangkat Desa atau Lurah dilarang terlibat dalam politik praktis, dan harus netral. Utuk itu ditegaskan dia, Papdesi Karanganyar menyatakan bersikap netral.

“Hanya saja sosialisasi KPU ini belum maksimal, kami baru dikasih tahu bahwa akan ada Pilkada pada tahun 2018 ini. Sedangkan tahapannya seperti apa kami tak tahu,” ungkapnya.

Dia berharap, sosialisasi KPU terhadap tahapan-tahapan Pilkada dapat lebih digencarkan lagi. Khususnya kepada perangkat desa, agar dapat turut membantu mensosialisasikan kepada masyarakat. (yas/saf).