KALAH JUDI NEKAT BOBOL TOKO

356

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN– Gara-gara kalah judi Feri Yulianto (34) alias Peyek dan Hery (DPO) keduanya warga Jatingaleh Semarang nekat membobol toko perlengkapan outdoor, Toko Lhotse di Babadan, Ungaran Barat. Rupanya polisi mengendus aksi kriminal ini, sehingga tidak lama salah satu pencuri ditangkap di Magelang.

Kejadian ini berawal ketika Hery dan Peyek kalah judi dadu di kawasan Gembol Bawen. Mereka berharap ada modal untuk judi lagi dengan membobol toko milik Aris Supriyatno (34) yang berada di Jl Jenderal Sudirman Ungaran Barat. Dengan bermodal gergaji besi ukuran 30 centimeter, kedua tersangka memanjat tembok dan memotong terali besi yang berada di belakang toko.

“Saya potong kira-kira lubang itu kami bisa masuk. Barang yang ada kami masukkan karung, kami bawa keluar dari lubang waktu kami masuk,” ujar Peyek saat di Mapolres Semarang, Kamis (4/1).

Barang yang berhasil dicuri diantaranya sepatu dan sandal gunung, carrier, puluhan kaos dan kemeja. “Kemudian barang-barang saya jual dengan mahasiswa dan perorangan dengan harga lebih murah di Magelang,” ungkap Peyek.

Selang tidak lama polisi mengetahui larinya para pelaku pencuri. Mereka ditangkap setelah menikmati hasil curiannya di kawasan Magelang. Namun salah satu pelaku, Hery berhasil melarikan diri saat polisi akan menangkapnya.

Polisi hanya dapat menyita sebagai barang bukti sebuah kaos hasil curian, sebuah telpon seluler dan gergaji besi ukuran 30 centimeter.

Karena perbuatannya saat ini Peyek dalam pesakitan harus memepertanggung jawabkan perbuatannya, ditahan di Mapolres Semarang. “Tersangka kami jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penajara maksimal sembilan tahun,” ujar Wakapolres Semarang, Kompol Cahyo Widiatmoko. (dni/muz)