Beranda Lifestyle Kampanyekan Bebas Sampah Plastik

Kampanyekan Bebas Sampah Plastik

37
ANTUSIAS: Peserta Tour de Borobudur terlihat antusias mengikuti jalanya event sport wisata yang berlangsung di sekitar kawasan candi Borobudur Kabupaten Magelang
ANTUSIAS: Peserta Tour de Borobudur terlihat antusias mengikuti jalanya event sport wisata yang berlangsung di sekitar kawasan candi Borobudur Kabupaten Magelang

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Di helat akhir pekan nanti, pada 2 – 3 November mendatang, sport tourism terbesar di Jawa Tengah Samba Tour de Borobudur 2019 bakal diikuti 1700 pesepeda baik lokal maupun mancanegara.

Mereka telah mencatatkan diri siap meramaikan kegiatan rutin yang digagas komunitas sepeda Samba Bikers Semarang itu. Selain rute yang dijamin baru dari tahun-tahun sebelumnya, Tour de Borobudur kali ini mengusung konsep go green dengan menghilangkan berbagai materi plastik baik untuk minum maupun makanan peserta.

Koordinator kegiatan Samba Tour de Borobudur 2019, Hendra Dharmanto mengatakan untuk menggantikan kemasan plastik, panitia akan menyediakan spot pengambilan minum (water station) di setiap titik pemberhentian.

“Snack juga kita bebas kemasan plastik. Kita nanti banyak membut water station. Jadi konsep go greennya kena, bebas sampah sembari menikmati alam Jawa Tengah,” kata Hendra, belum lama ini.

Dijelaskan Hendra, rute TDB 100% rute baru. Berbagai tempat eksotis dan pengalaman bersepeda sekaligus berwisata pun sudah disiapkan panitia. Untuk hari pertama, peserta akan memulai strat dari Kota Semarang, menuju Demak kemudian ke Api Abadi Mrapen dan di lanjut ke Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali dan berakhir di de Tjolomadue.

“Di Api Abadi nanti akan digelar King of Mountain (KOM), dan di fi nish hari pertama, peserta akan diajak menyantab soto khas tjolomadue sembari menikmati museum,” imbuh Hendra.

Pada hari kedua, rute yang akan dilintasi peserta dimulai dari Tjolomadue menuju Klaten, Candi Sewu dan berakhir di Candi Borobudur, Magelang. Rute yang dipilih panitia pun merupakan rute pedesaan yang membelah alam Jawa Tengah.

”Rute ini amat panjang. Total 250 KM. Kami sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait untuk turut membantu mengamankan rute selama ajang. Mengingat kami tidak menutup seluruh akses bagi pengguna jalan yang lain,” tambahnya.

Hendra meminta kepada masyarakat agar turut membantu dalam menyukseskan acara. Menurut dia, kegiatan ini juga dalam rangka mendukung upaya pemerintah mendongkrak pariwisata di Indonesia. TDB 2019 sendiri mendapat dukungan Forkompinda setiap daerah yang dilintasi, Dinas perhubungan dan pengawalan ketat Polda Jawa Tengah. (ucl/biz/sgt)