Kampung Mataram Kuno di Kabupaten Magelang Segera Dibuka untuk Umum

Taman Rekreasi Mendut di Kabupaten Magelang sebuah kawasan berbalut nuansa kehidupan penduduk zaman Mataram Kuno dengan berbagai atraksi seni budaya. FOTO:DOK/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, MAGELANG Kabupaten Magelang segera memiliki Kampung Mataram Kuno. Sebuah kawasan berbalut nuansa kehidupan penduduk zaman Mataram Kuno dengan berbagai atraksi seni budaya.

Hal tersebut disampaikan Mul Budi Santoso, tim teknis Pembangunan Kampung Mataram Kuno di Kabupaten Magelang saat ditemui di kantornya.

“Kampung Mataram Kuno ini bukan sebuah rumor atau wacana. Kami melalui Disparpora Kabupaten Magelang merencanakan Kampung Mataram Kuno akan dibangun di Eks Taman Rekreasi Mendut,” kata Mul Budi Santoso.

Menurutnya, Taman Rekreasi Mendut yang di dalamnya terdapat kolam renang selama ini hanya mampu menarik pengunjung lokal saja. Namun, ketika nanti dibangun Kampung Mataram Kuno di tempat tersebut tentunya dapat menjadi opsi baru wisatawan untuk menikmati Kabupaten Magelang dengan waktu yang lebih lama.

kita rombak total. Karena Kampung Mataram Kuno ini akan menjadi satu destinasi sebagai sarana edukasi wisata bagaimana peradaban nenek moyang kita, sehingga generasi sekarang dan ke depan harus bangga karena leluhur telah memiliki peradaban yang luar biasa,” lanjutnya.

Selain rumah-rumah penduduk yang dibuat mirip era Mataram Kuno, menurut Budi yang juga sebagai Ketua KSBN Kabupaten Magelang itu juga terdapat Amphy Teater yang megah dengan kapasitas sound system dan lighting yang canggih.

Amphy Teater ini nantinya bisa digunakan untuk pelaku seni budaya di Kabupaten Magelang,” jelasnya. Harapannya Kampung Mataram Kuno tersebut nantinya dapat menjadi ajang kreativitas pelaku seni budaya yang sudah terkurasi dengan baik.

Secara terpisah ketika ditemui di kantornya, Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein mengatakan Detail Engineering Design (DED) Kampung Mataram Kuno sudah dilakukan pada tahun ini. Hal tersebut sudah termasuk dengan kajian lingkungannya.

Sudah bukan wacana lagi ini (Kampung Mataram Kuno). Ini masuk dalam satu paket proyek nasional. Dan sudah ada Perpresnya yaitu Perpres 79 tentang percepatan pembangunan di kawasan DSP Borobudur,” kata Husein.

Destinasi tersebut nantinya, menurut Husein, akan memperkuat DSP Borobudur dengan arsitektur bangunan menyerupai kehidupan Mataram Kuno yang menerapkan konsep terpadu yaitu spot buatan, budaya dan sport tourism. Karena di situ juga akan dibangun Dermaga Rafting. Harapannya setelah wisatawan selesai rafting mereka akan disuguhkan dengan nuansa Mataram Kuno, termasuk kulinernya juga,” lanjutnya.

Husein menjelaskan pembangunan Kampung Mataram Kuno tersebut berada di dua sisi yaitu di Taman Rekreasi Mendut dan Taman Anggrek. Sehingga Kampung Mataram Kuno ini menjadi satu tambahan paket wisata di Kabupaten Magelang.

Nanti ini kemungkinan yang melaksanakan dari PUPR. DED kan sudah tahun ini, harapannya nanti dapat segera dibangun. Dan nanti akan dikelola oleh Pemda, termasuk tiga gerbang KSPN Borobudur yaitu Gerbang Gajah, Singa dan Kalpataru itu akan dikelola kita (Pemda),” pungkasnya. (hrt/muz)