Kapolri Targetkan 100.000 Buruh Soloraya Tervaksin

VAKSINASI : Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Kesehatan memberikan keterangan pers usai meninjau vaksinasi COVID-19 kepada buruh di PT Pan Brothers Tbk Boyolali. Foto : aji jarmaji/jateng pos

JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bersama Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung kegiatan vaksinasi buruh di PT Pan Brothers Tbk, Boyolali, Minggu (22/8).

Vaksinasi buruh di wilayah Soloeaya ditargetkan capai 100.000 hingga akhir Agustus ini.
“Jadi tadi kita sudah sepakat dan sampaikan khusus untuk buruh di wilayah Soloraya, sampai akhir Agustus kita harapkan paling tidak 100.000 buruh sudah tervaksin,” ujar Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dalam konferensi pers.

Dalam kunjungan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial (bansos) untuk buruh.

Kapolri mengatakan, vaksin kepada buruh secara bertahap akan ditambah dan dimaksimalkan. Percepatan vaksinasi untuk masyarakat juga terus digencarkan sehingga diharapkan akhir September angka COVID-19 akan turun drastis.

Sedangkan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengatakan tak hanya vaksinasi, namun testing dan tracing juga perlu dilakukan secara cermat untuk memetakan kasus konfirmasi positif. Jika ditemukan ada yang terkonfirmasi positif COVID-19, maka segera dilaksanakan testing kontak eratnya.

Bagi yang masuk gejala ringan dan sedang, agar dirawat di tempat isolasi terpusat (Isoter).
“Sedangkan yang Isoman (isolasi mandiri) terus kita lakukan pendampingan agar mereka terus terpantau, sehingga bisa menekan kasus penularan COVID-19,” tandas Hadi Tjahjanto.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mewanti-wanti masyarakat untuk semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, pandemo Corona atau COVID-19 saat ini belum berakhir. Dia juga meminta masyarakat tidak takut diswab, karena positif COVID-19 bukan merupakan aib.

“InsyaAllah, kalau kita disiplin memakai masker kemudian kita juga testing, tracingnya, nggak usah takut diswab, tidak aib, kalau kena juga nggak apa-apa, diisolasi, isolasinya lebih baik isolasi terpusat. Kalau itu jalan InsyaAllah nggak usah ada buka tutup, buka tutup, buka tutup. Jadi kita tetap bisa jalan seimbang antara kesehatan dengan ekonominya,” kata Menkes.

Deputi GM HRM PT Pan Brothers Tbk, Yusi Hersanty, mengatakan program vaksinasi hari ini ditargetkan 1.200 karyawan. Vaksinasi kepada para buruh di PT Pan Brothers Tbk, sudah dijalankan sejak pertengahan bulan Juli 2021 lalu.

“Dari pertengahan Juli (2021) lalu, capaiannya hingga saat ini 23.500 karyawan dan 5.000 masyarakat sudah tervaksin,” ungkap Yusi.

Jumlah tersebut untuk vaksin dosis pertama dari jumlah total 25.000 karyawan di pabrik PT Pan Brothers yang ada di Jawa Tengah.

“Untuk dosis pertama, ini sudah hampir semua karyawan. Sudah 94 persen. Sedangkan untuk vaksin dosis kedua baru 15 persen,” imbuh dia.

Seorang buruh setempat, Puji Yaminah, mengaku lega telah mendapatkan vaksin COVID-19 ini. Dia sudah menunggu-nunggu mendapatkan vaksin tersebut.

“Ya lega (sudah mendapat vaksin), karena setiap hari kan mobilitas dari rumah ke perusahaan agak jauh. Was-was juga, kapan ini dapat jatahnya vaksin. Sekarang sudah lega,” ungkap Puji. (aji/muz)