Kawasan Kumuh Bajomulyo Juwana Dipercantik

Kawasan kumuh Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana kini dibangun ruang terbuka hijau (RTH) sebagai pelaksanaan Program Kotaku. FOTO: MELANDY KURNIA PUTRA/JATENG POS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, PATI – Untuk meminimalisir kawasan kumuh, Pemerintah Pusat terus menggalakkan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Dengan program tersebut, kondisi pedesaan yang dikatagorikan kawasan kumuh, harus menjadi lebih baik.

Seperti halnya pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Di kecamatan setempat terdapat tiga desa yang masuk zona kumuh, diantaranya Desa Bajomulyo, Kudukeras dan Desa Bendar.

“Desa Bajomulyo masuk dalam Program Kotaku pada tahun 2017 ini. Ada beberapa pekerjaan proyek untuk membuat desa ini menjadi lebih baik,” ujar Kepala Desa (Kades) Bajomulyo, Sugito baru-baru ini.

Proyek yang dibangun di Desa Bajumulyo, diantaranya membuat RTH,  membersihkan gorong-gorong dan proyek fisik lainnya. Selama ini, di desa setempat terdapat dua tempat pelelangan ikan (TPI), sehingga harus ditata supaya tidak semakin kumuh dan bau.

“Sebenarnya kami sudah mengusulkan masuk dalam program itu sejak tahun 2014 lalu. Namun baru disetujui pada tahun ini. Setelah terealisasi, kami membuat RTH yang kami beri  nama Taman Bajomulyo,” terangnya.

Sugito memaparkan, kawasan taman  dilengakpi tanaman biota cantik,  ketapang laut, pucuk merah, keben, hingga mangga. Selain taman, juga dibangun hall dan tempat bermain anak dan tempat olahraga.

Menurut Sugoto, keberadaan taman tersebut akan dikelola BUMDes. Bahkan nantinya, kawasan taman dilengkapi toko pusat oleh-oleh khas Desa Bajomulyo yang juga dikelola BUMDes.

“Ini dapat meningkatkan perekonomian warga. Sudah banyak warga yang berwirausaha olahan ikan, kerupuk, dan lainnya. Dari BLK sudah sering mengadakan pelatihan tata boga untuk warga Desa Bajomulyo,” pungkasnya.(mel/rif)