Kelompok Papua Merdeka Demo di Depan UKSW

Sejumlah mahasiswa dan warga Papua berunjukrasa di depan kampus UKSW. FOTO : DEKAN BAWONO/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA– Sejumlah mahasiswa dan warga asal Papua berunjukrasa di depan kampus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Kota Salatiga, Rabu (15/11) siang. Mereka menuntut Papua Merdeka dan dalam aksi ini juga dikibarkan bendera warna merah dengan bintang warna kuning emas bertuliskan bebas.Selain itu mereka juga membawa sejumlah poster dan foto-foto tentang kondisi Papua.

Pengunjukrasa  jumlahnya sekira 30 orang dan mereka berasal dari Semarang, Yogyakarta dan warga Papua yang berdomisili di Salatiga yang kebetulan kuliah di UKSW Salatiga.“Kami menuntut agar ada ruang demokrasi dan Papua merdeka. Selama ini Papua dikuasai oleh kolonialisme. Pelanggaran HAM banyak terjadi karena perusahaan  dijaga oleh TNI-Polri,” tandas beberapa orator Front Persatuan Demokratik, di depan kampus UKSW.

Puluhan polisi dipimpin langsung Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan mengamankan jalannya aksi dan mengatur arus lalu lintas di jalur protokol Kota Salatiga. Unjukrasa ini juga sempat mengundang perhatian warga pengguna jalan.

Meski unjukrasa itu menuntut Papua merdeka, namun tidak ada kericuhan. Unjukrasa berjalan tertib dan lancar. Setelah lebih dari satu jam berunkurasa dan berorasi, mereka akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Humas UKSW Salatiga Bidang Promosi Hubungan Luar, Anggraeni Upik Pratiwi  kepada wartawan mengatakan, bahwa kelompok demo Papua merdeka tersebut tidak ada kaitannya dengan keberadaan UKSW . Pihak kampus tidak tahu menahu mengenai mahasiswa asal Papua yang ikut berdemo.

“Pihak UKSW tidak terlibat dengan adanya aksi demo Papua merdeka. Meskipun demo digelar di depan kampus UKSW namun di luar pagar kampus. Info yang kami dapatkan mereka sebagian juga datang dari Yogyakarta dan Semarang,” kata Upik saat di lokasi unjukrasa. (deb/sgt/mg8)