Kemah Kebangsaan Pemuda Menjaga Indonesia Bendung Radikalisme

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Sebanyak 75 pelajar-pemuda perwakilan dari sejumlah organisasi pemuda, selama dua hari Sabtu-minggu (24-25/2), antusias mengikuti kegiatan yang dikemas dalam Kemah Budaya – National Character Building dengan tema ‘Menjaga Indonesia Dengan Merawat Pancasila & Manangkal Radikalisme’.
Acara yang dihelat oleh Omah Ijo – Jaringan Lintas Kultural (JLK) di Segaran Sriwedari Solo, ini bertujuan untuk membentengi pemuda untuk membendung gerakan radikalisme dan disintergrasi bangsa sejak dini dengan menanamkan sikap yang dewasa tanpa merusak tatanan bangsa Indonesia yang nasionalis dan religius.
“Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menggugah kembali semangat toleransi dan kebersamaan diatara sesama warga negara yang mulai luntur,” kata Fadhel Moubarok, ketua panitia Kemah Kebangsaan, Minggu (25/2).
Acara dikemas dalam acara kemah bersama dengan instruktur Drs Rushadjanto dan Fransiscus Asisi Sulistiarjo, dengan fasilitator Rosyid Ridlo Winarso dan Tri Rohmadi.
Rushardjanto menjelaskan bahwa semua pihak yang berada di negeri ini harus bisa menemukan jatidirinya untuk bisa membangun karakter bangsa (National character building). Pemerintah dan rakyat, masing-masing dituntut untuk bisa menemukan jati dirinya di dalam perannya masing-masing. Kekerasan tidak semata-mata terjadi disebabkan oleh suatu kebodohan, tapi justru sering disebabkan oleh kepintaran yang dikhianati.
“Seseorang cerdas tidak ditentukan oleh sebuah posisi dalam tatanan sosial, tetapi oleh kesetiaannya terhadap kepintarannya. Setia terhadap Ketuhanan dan setia terhadap kemanusiaan.” tandasnya.
Aksi penutupan di hari Minggu, seluruh peserta turun ke car free day dengan membawa poster menyuarakan  kampanye perdamaian, bela negara dan cinta tanah air. (dea)