Beranda Jateng Solo Komisi VI DPR RI Sosialisasikan Integrasi Ekosistem Ultra Mikro untuk UMKM Soloraya

Komisi VI DPR RI Sosialisasikan Integrasi Ekosistem Ultra Mikro untuk UMKM Soloraya

19
Sosialisasi sinergi ekosistem ultra mikro kepada pelaku UMKM bersama anggota DPR RI Komisi VI, Mohammad Toha dan tiga BUMN, BRI, PNM, dan Pegadaian. Foto : Ade Ujianingsih/Jateng Pos
JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Anggota Komisi VI DPR RI Mohammad Toha bersama Yayasan Muzaki Putra Sukoharjo menggelar sosialisasi sinergi ekosistem ultra mikro kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari lintas kabupaten/kota di Solo Raya, di Gedung Kebangkitan, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (5/6/2021).
Sosialisasi diikuti 200 pelaku UMKM, dengan menghadirkan pembicara, Aditya Wardhana dari PNM Solo, Erri Kuswidyanto dari BRI Kartasura dan Johan dari BRILINK, serta Edy Sarwono dari Kanwil Pegadaian Region Jateng/DIY.
“Pemerintah didukung DPR bersama BUMN sektor ultra mikro dan UMKM akan membentuk suatu ekosistem finansial untuk jutaan pelaku usaha kecil di Indonesia melalui sinergi tiga perusahaan BUMN, yakni BRI, Pegadaian dan PNM yang ditargetkan terbentuk semester II tahun ini,” jelas Toha.
Menyinggung tentang efektifitas bantuan modal usaha yang digulirkan pemerintah kepada pelaku usaha kecil untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi ditengah belum berakhirnya pandemi Covid-19, ia menyatakan, secara keseluruhan belum dapat diketahui efektifitasnya karena programnya masih berjalan.
“Tetapi disisi lain, bantuan modal itu telah memunculkan pelaku usaha keci baru. Meskipun kecil-kecilan, tapi jumlahnya banyak, seperti usaha jualan nasi pecel. Itu sebenarnya kan bantuan presiden melalui inpres yang dianggarkan dalam APBN. Yang mengucurkan Kementerian Koperasi dan UKM,” terangnya.
Toha berharap dengan sinergitas BRI, Pegadaian, PNM dalam bentuk holding nantinya bisa lebih spesifik menyasar pada konsumen masyarakat, sesuai dengan fokus masing-masing.
Sementara Ketua Panitia Sosialisasi, Sutopo mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya sengaja hanya mengundang perwakilan pengusaha kecil dari berbagai jenis usaha. Diantaranya pengusaha produksi gitar dan rotan, serta pengusaha kecil yang terdampak pandemi Covid-19.
“Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan program pemerintah terkait usaha mikro yang terdampak Covid-19. Kami berupaya memberi edukasi tentang manfaat sinergi BUMN sektor usaha mikro dan program yang akan dijalankan yang berhubungan dengan program dari pemerintah,” pungkasnya. (Dea/bis)