Beranda Jateng Solo Komite Serahkan 272 Siswa kepada SMAN 1 Sambungmacan

Komite Serahkan 272 Siswa kepada SMAN 1 Sambungmacan

29
DISERAHKAN : Para siswa baru diserahkan komite mulai ikuti tahun ajara baru di SMAN 1 Sambungmacan, Sragen. Foto: ARI SUSANTO /JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Sebanyak 272 siswa baru diserahkan komite kepada Sekolah SMA Negeri I, Sambungmacan, Sragen. Penyerahan siswa kelas X dalam upacara  resmi dilakukan ketua komite Suparno.S.Pd ke kepala sekolah Drs Wasiyo, M.Pd dl halaman SMAN 1 Sambungmacan, Sragen, Senin (13/7).

Penyerahan peserta didik baru tahun pelajaran 2020/2021 dihadiri 272 siswa. Di antaranya  95 siswa laki laki dan 177 siswa perempuan.

Adapun, rinciannya, jurusan IPA 144 siswa, jurusan IPS 128 siswa.

Ketua komite SMAN 1 Sambungmacan, Suparno mengatakan, sebanyak 272 siswa secara resmi diserahkan sepenuhnya ke pihak sekolah.

“Agar mereka dididik menjadi putra putri terbaik, menjadi generasi yang handal,hebat dan berwawasan luas, berguna bagi bangsa dan negara,” papar Suparno.

Suparno juga mengungkapkan banyak terimakasih pada orang tua murid yang memberikan kepercayaan kepada dirinya, untuk menjadi komite di sekolah SMAN 1 Sambungmacan.

“Jadi komite itu berat menghadapi tantangan, berbagai macam ragam komplain dari warga masyarakat. Namun saya hadapi dengan penuh semangat niat untuk memajukan pendidikan dan sarana sekolah agar sekolahan tidak tertinggal dengan sekolahan lain. Komite itu relawan sejati dan pekerjaan mulia tanpa gaji, iklas demi kemajuan pendidikan,”tegas Suparno yang juga pensiunan kepala SDN 2 Poleng, Gesi, Sragen.

Sementara kepala SMAN 1 Sambungmacan Drs Wasiyo M.Pd mengucapkan terima kasih terhadap komite, yang telah menyiapkan 272 siswa didik baru tahun pelajaran 2020/2021. Para siswa resmi menjadi siswa SMAN 1 Sambung macan,  dan semoga ke 272 siswa klas X menjadi siswa yang rajin ,aktif dan kreatif. Sesuai slogan SMAN 1 Sambungmacan, ‘SMANSAM’ yang artinya, “Semarak Sekolah Menengah Atas Negeri Satu Rajin Aktif Kreatif.”

Wasiyo menandaskan,  bahwa penyerahan siswa dari komite ini dilanjutkan MPLS masa perkenalan lingkungan sekolah. Namun dalam MPLS,  para siswa juga ikuti protokol kesehatan.

“Semua pakai masker dan di cek suhu badannya,serta cuci tangan dengan pakai sabun,”jelas Wasiyo.

Dikatakan Wasiyo, hari pertama masuk sekolah di masa pandemi covid 19, pihak sekolahan tetap kordinasi dengan gugus tugas covid 19 kabupaten Sragen serta selalu koordinasi dengan dinas pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

“Saat ini Sragen masuk zona kuning dan harus melakukan protokol kesehatan. Mudah mudahan tetap aman dan nyaman dalam melakukan proses pelajaran di ruangan setelah MPLS. Kita harus patuhi aturan yang berlaku,”terang Wasiyo. (ars/bis/rit)