Beranda Ekonomi Layanan Rapid Test di Stasiun Tegal

Layanan Rapid Test di Stasiun Tegal

15

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Dengan masih berlangsungnya masa pandemi Covid-19 hingga saat ini, PT KAI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya. PT KAI mencoba terus menjadikan tranportasi Kereta Api yang aman Covid-19 dengan dibukanya pelayanan Rapid test di Stasiun Tegal, selain juga penerapan protokol kesehatan yang ketat di stasiun.

Manager Humas KAI Daop4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, kerja sama antara PT KAI dengan Klinik Utama Jasa Prima akan membuka layanan Screening Rapid test Covid-19 khusus untuk calon penumpang Kereta Api di Stasiun Tegal.
Pelayanan ini mulai dibuka hari Kamis 17 September 2020 dengan jam pelayanan mulai pkl.09.00 s.d 16.00 dan dengan biaya yang terjangkau yakni Rp.85.000.

“Selebihnya dari jam pelayanan tersebut, calon penumpang KA dapat dilayani di Klinik Mediska Tegal yang terletak di sisi Utara stasiun, untuk mendapatkan Surat Sehat dengan keterangan tidak sedang batuk, pilek dan flu,” katanya.

Ditambahkan, hasil Rapid test atau Surat Sehat, sebaiknya bisa didapatkan sebelum hari keberangkatan KA, mengingat masa berlakunya selama 14 hari dan lebih leluasa menentukan pilihan Kereta Api yang digunakan.

“Kelengkapan dengan Rapid test atau Surat Sehat selain tiket KA yang telah dimiliki diperuntukkan bagi pelanggan KA Jarak Jauh, seperti KA Tegal Ekpres yang merupakan KA pemberangkatan awal dari Stasiun Tegal, ataupun KA Jarak Jauh lainnya,” imbuhnya.

Untuk membantu program Pemerintah dalam menekan penyebaran wabah Covid-19, lanjutnya, PT KAI telah menyediakan fasilitas kesehatan di area stasiun dan mengharapkan kepada masyarakat yang masuk di lingkungan stasiun untuk mematuhi protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghimbau untuk menggunakan lengan panjang bagi pelanggan KA.

“Semoga upaya yang dilakukan PT KAI dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan layanan Rapid test ini, dapat menciptakan rasa aman bagi pelanggan KA dan masyarakat di lingkungan stasiun,” tandasnya.(aln)