Lima Kecamatan 32 Desa di Kudus Terdampak Banjir, Pemkab Gelontorkan Bantuan 

BANTUAAN: Pj Bupati Kudus M Hasan Chabibie bersama Forkopimda Kabupaten Kudus mengunjungi sejumlah posko pengungsian dan menyalurkan bantuan sosial, Sabtu malam. Foto: burhan/jatengpos

JATENGPOS. CO. ID, KUDUS-Pemerintah Kabupaten Kudus menyiagakan seluruh jajaran untuk mengantisipasi dampak banjir yang meluas. Beberapa hari terakhir, curah hujan di kawasan tersebut termasuk tinggi, hingga mengakibatkan debit air sungai tinggi dan meluap di beberapa lokasi. Data dari BPPD Kudus, sebanyak lima kecamatan dan 32 desa terdampak banjir, serta lebih dari 3.800 hektar sawah terendam genangan banjir.

Penjabat Bupati Kudus Dr. Hasan Chabibie bergerak cepat untuk mengatasi problem banjir kali ini. Pada Sabtu (16/03) malam, Pj Bupati Kudus bersama jajaran dan organisasi perangkat daerah (OPD), turun ke lapangan untuk melakukan pantauan banjir, serta berinteraksi denganwarga yang mengungsi ke beberapa lokasi.

Sebelumnya, pada Sabtu sore jam 16.00 hingga 17.30, juga diselenggarakan rapat terbatas untuk mitigasi bencana, serta koordinasi untuk penanganan terukur dari Pemkab Kudus. Hasan Chabibie menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kudus menyatakan status tanggap darurat, untuk gerak cepat mengatasi bencana kali.

Hasan Chabibie didampingi jajaran forkopimda Kudus, yakni Pj Sekda Kudus Revlianto Subekti, Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto, Dandim Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo, serta jajaran kepala dinas dan camat di Kudus, meninjau beberapa lokasi pengungsian. Di antaranya, di Balai Desa Gulang Mejobo, TPQ Khurriyatul Fikri Pasuruan Lor Jati.

Kemudian Balai Desa Kedungdowo, Kaliwungu, serta di Aula DPRD Kudus. Selain itu, Hasan Chabibie juga mengunjungi relawan yang sakit di Kumalasiri.
‘’Kami bergerak cepat untuk mengatasi dampak banjir kali ini. Sebelumnya, pada Rabu (13 Maret) lalu, kami juga menyelenggarakan rapat pimpinan dengan seluruh OPD dan camat se-Kudus, untuk mereview beberapa hal strategis di Kudus, di antaranya juga membahas mitigasi bencana,’’ ungkap Hasan.

Hasan Chabibie menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi di internal antar OPD serta jajaran Forkopimda untuk mencari solusi cepat dalam penanganan bencana ini. Pihaknya juga terkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah dan BPPD Jawa Tengah, untuk pemantauan banjir dan mitigasi bencana.

Berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemkab bersama relawan dan warga. Di antaranya penguatan bantaran sungai, perimbasan pohon, evakuasi warga terdampak, penyaluran kebutuhan logistik, serta penyerahan bantuan kepada pengungsi di beberapa lokasi.

Pemkab Kudus juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pesantren yang terdampak banjir untuk penyesuaian kegiatan belajar mengajar.

Pada kesempatan kunjungan ke lokasi pengungsian kali ini, Hasan Chabibie dan jajaran Forkopimda juga bertemu dengan Ketua DPRD Kudus Mas’an. Dalam pertemuan ini juga berlangsung dialog antar pihak untuk mencari solusi tepat dalam penanganan bencana di Kudus.

“Kami bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, juga Pak Sekda, berdialog dengan Ketua DPRD Kudus serta jajaran. Intinya, sama-sama bersinergi untuk mencari solusi terbaik dalam penanganan bencana di Kudus. Pemkab sudah sejak awal bergerak untuk melakukan mitigasi, juga melakukan langkah-langkah kongkrit dalam penanganan bencana ini,” ungkap Hasan.

Hasan Chabibie mengungkapkan pihaknya berterima kasih kepada masyarakat Kudus dan perusahaan-perusahaan atau pihak swasta, yang sudah saling membantu untuk mengatasi bencana.

‘’Saya berdialog dengan warga yang mengungsi, di beberapa lokasi. Terlihat solidaritas sosial yang luar biasa, saling menguatkan dan saling membantu antar warga. Ini yang membuat saya terenyuh, betapa rasa kemanusiaan warga Kudus sangat tinggi, untuk membantu antar sesama. Saya memastikan, semua perangkat Pemkab Kudus bekerja keras untuk bersama-sama warga mengatasi banjir dan bencana kali ini,’’ terang Hasan Chabibie. (mas/han/rit)