Liverpool vs AC Milan

Duel Klasik Sang Juara

11

JATENGPOS.CO.ID, LIVERPOOL – Liga Champions 2021-22 kembali hadir mulai malam ini, diantaranya laga klasik antara Liverpool versus AC Milan. Karena kedua tim pernah bertemu di final Liga Champions tahun 2005 dan 2007. Liverpool dan AC Milan kembali dipertemukan di pekan pertama fase grup B di Anfield Stadium, Kamis (16/09/2021) dinihari pukul 02:00 WIB, disiarkan langsung SCTV.

Kedua tim merupakan tim tersukses di kompetisi ini setelah Real Madrid, dengan Liverpool sudah meraih 6 gelar sementara AC Milan memiliki 7 gelar. Liverpool dan AC Milan sama-sama menjalani pekan awal di liga masing-masing dengan baik.

Memori indah bagi Liverpool pada laga Liverpool vs AC Milan pernah terjadi di partai final Liga Champions 2004/2005. Stadion Ataturk Olympic menjadi saksi kehebatan Steven Gerrard dan kawan-kawan yang mampu menyamakan kedudukan di babak kedua setelah tertinggal 0-3 dari AC Milan di babak pertama. Liverpool berhasil memenangkan gelar kelima Liga Champions setelah menang adu penalti.

Dua tahun berselang tepatnya tanggal 23 Mei 2007 giliran AC Milan yang mengalahkan Liverpool di final Liga Champions musim 2006/2007. Pertandingan final Liga Champions musim 2006/2007 dimenangkan oleh AC Milan dengan skor akhir 2-1 tanpa perpanjangan waktu. Filippo Inzaghi mencetak dua gol kemenangan untuk AC Milan.

Rossoneri belum pernah berada di kompetisi kontinental elit sejak musim 2013/14. Mereka akhirnya berhasil mendapatkan satu tiket Liga Champions setelah meraih posisi kedua di akhir musim lalu di Serie A.

Meskipun mereka masih bermil-mil jauhnya dari kejayaan lama, Milan memulai dengan indah untuk musim baru di liga domestik. Pasukan Stefano Pioli memenangkan ketiga pertandingan pembukaan dengan selisih gol 7-1 dalam prosesnya.

Korban terakhir mereka adalah Lazio pada Minggu sore. Zlatan Ibrahimovic merayakan kembalinya ke lapangan dengan sebuah gol, sementara Ante Rebic memberikan dua assist dalam kemenangan 2-0 yang nyaman untuk I Rossoneri.

Liverpool juga cukup mengesankan pada akhir pekan dengan menempatkan tiga gol tak terjawab melewati sepuluh pemain Leeds United di Elland Road.

Ini akan menjadi pertemuan head to head kelima antara kedua tim di era modern. Dua pertandingan lainnya terjadi di International Champions Cup (turnamen pramusim dengan karakter friendly games). Liverpool mengklaim dua kemenangan 2-0 terpisah di sana.

Pemain remaja Elliott bergabung dengan Neco Williams dan Roberto Firmino di ruang perawatan Liverpool, dengan yang terakhir belum pulih dari cedera hamstring saat Diogo Jota terus memimpin lini depan.

Jordan Henderson dicadangkan pada akhir pekan tetapi harus kembali setelah cedera Elliott, sementara Alisson Becker dan Fabinho keduanya diizinkan bermain di Elland Road setelah larangan yang diberlakukan FIFA terhadap pemain Brasil dihapuskan.

Sebuah gol di sini untuk Sadio Mane akan mewakili yang ke-20 di Liga Champions, membuatnya menjadi pemain Afrika keempat setelah Mohamed Salah, Samuel Eto’o dan Didier Drogba yang mencapai tonggak sejarah itu.

Adapun AC Milan, Olivier Giroud bisa diizinkan untuk ambil bagian dalam pertandingan ini setelah pulih dari virus corona, dan mantan pemain Chelsea itu akan berharap untuk merebut kembali tempatnya yang tepat dalam serangan atas Ibrahimovic dan Ante Rebic.

Tiemoue Bakayoko – yang diduga menjadi sasaran pelecehan rasis pada akhir pekan – hanya bertahan selama 13 menit sebagai pemain pengganti sebelum cedera saat melawan Lazio dan akan menjalani pemindaian minggu ini untuk menentukan tingkat keparahan masalahnya, sementara sesama gelandang Rade Krunic tetap absen.

Fikayo Tomori terus berkembang di lini belakang Milan sejak pindah dari Chelsea dan sekali lagi harus bermitra dengan Alessio Romagnoli di depan Mike Maignan di Anfield.

Liverpool telah jauh lebih sukses daripada Milan dalam beberapa tahun terakhir dan kami hampir tidak dapat memprediksi skenario lain selain kemenangan kandang di sini. Jurgen Klopp tidak akan diperkuat Roberto Firmino yang cedera, yang berarti Diogo Jota akan mendapat tempat di depan. Nilainya adalah dengan pemain Portugis untuk mencetak gol kapan saja. Prediksi skor Liverpool 2 – 1 AC Milan. (bola/riz)