Beranda Jateng Madrasah Diniyah Ahlus Shufah Karanganyar Gelar Pengajian Akbar

Madrasah Diniyah Ahlus Shufah Karanganyar Gelar Pengajian Akbar

218
GEMBIRA : Para santri menyambut gembira pengajian akbar yang diadakan di Madrasah Diniyah Ahlus Shufah, Karanganyar Sabtu, (14/9). Foto : Yasin/Jateng Pos

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Memperingati tahun baru Islam 1441 H, Madrasah Diniyah Ahlus Shufah, Karanganyar menggelar pengajian akbar, Sabtu, (14/9/2019). Panitia mendatangkan hiburan grup musik Qashima dari Magelang.

Suasana tahun baru Islam di Madrasah Diniyah Ahlus Shufah kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pasalnya madrasah yang bertempat di Pijenan, Bakalan, Jumapolo, Karanganyar ini melaksanakan pengajian akbar bersama K.H. Ahmad Syaifudin Al-Asep dari Wonosobo, Jawa Tengah.

“Ini adalah momen spesial bagi kami dan umat Islam di seluruh dunia, maka kami memaknainya dengan melaksanakan kegiatan yang positif dan dapat menambah ilmu, iman, serta ketaqwaan sebagai umat muslim,” ujar Ketua panitia kegiatan, Candra Arifin pada wartawan, kemarin.

Tahun baru Islam, 1 Muharam 1441 Hijriyah yang tahun ini jatuh pada Minggu, 1 September 2019 ini menjadi momen spesial bagi umat muslim di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk menyambut momen pergantian tahun ini.

“Salah satu keutamaan 1 Muharam bagi umat muslim yang harus ditekankan adalah mengawali tahun baru dengan menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, santri akan kami ajak untuk mensyukuri nikmat luar biasa ini dengan bersama mendengar tausyiah dari guru kami, K.H. Ahmad Syaifudin Al-Asep dari Wonosobo, semoga santriwan-santriwati dapat menyerap ilmu dan mengambil hikmah dari apa yang dituturkan oleh beliau,” ungkap Danuri, selaku Pihak Madin.

Pengajian akbar kali ini juga terasa spesial dengan adanya santri yang berhasil menghapal Alquran sebanyak 30 Juz. “Ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa, tidak banyak yang dapat menghapal 30 Juz Alquran, namun di Madrasah ini kita semua dapat melihat, bahwa kerja keras yang dibarengi keseriusan usaha dan doa dapat mewujudkan hal itu. Tanpa ketulusan hati, menghapal 30 Juz Alquran adalah hal mustahil, maka mari luruskan niat dan perbaiki diri agar kelak kita juga mampu seperti para hafidz Quran di sini,” imbuh Danuri.

Acara direncanakan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB dg pembicara K.H. Ahmad Syaifudin Al-Asep dan dihadiri santri dan seluruh masyarakat. Acara akan semakin meriah dengan hiburan dari grup Qasima asal Magelang yang melantunkan syair-syair Islami.

“Besar harapan kami, acara seperti ini dapat terselenggara kembali pada tahun-tahun berikutnya, dengan peserta yang lebih banyak dan lebih meriah,” pungkas Candra Arifin. (yas/rit)