Mageri Segoro Kapolda Masyarakat Rawat Mangrove

12

JATENGPOS.CO.ID,  DEMAK – Bencana rob membuat banyak pihak prihatin, penanganan harus dilakukan sejak dini. Salah satunya adalah dengan menanam mangrove sebagai sabuk pantai. Hal inilah yang kemarin (12/10) dilakukan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi, di Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupatèn Demak. Dalam kesempatan itu
Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Demak untuk merawat mangrove yang telah ditanam di pesisir Demak.

Menurut Kapolda, Kabupaten Demak menjadi salah satu daerah yang mengalami abrasi terparah dalam kurun 10 tahun terakhir. Bahkan akibat abrasi banyak désa di Demak yang tenggelam dan beberapa ada yang ditinggalkan penduduknya.

“Menanamnya mudah, merawat dan menjaganya itu yang sulit. Butuh kerja sama dari masyarakat dan semua unsur dalam pemerintahan daerah,” ujar Kapolda.

Dalam kegiatan Mageri Segoro ini, Polda Jateng menanam 50 ribu bibit Mangrove di pesisir Demak, mulai dari Kecamatan Sayung hingga Kecamatan Wedung yang berbatasan dengan Kabupaten Jepara. Polda Jateng Mageri Segoro menjadi program Polri dalam mengatasi bencana nasional di Jawa Tengah.

“Dengan penanaman mangrove ini, semoga bencana abrasi, rob dan banjir di Jawa Tengah, khususnya di Demak dapat teratasi. Jaga dan rawat baik baik apa yang kita tanam ini,” imbuh Irjen Pol Ahmad Lutfi.

Selain tanam Mangrove, Polda Jateng juga menggelar panen kerang sebagai bentuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang didominasi nelayan.(adi/sgt)