Mc Wartono Bantu Warga Kabupaten Semarang 10.000 Paket Beras

23
PANGGUL BERAS: Bupati Semarang H Ngesti Nugraha memanggul beras bantuan simbolis dari keluarga Mc Wartono selaku pemilik PR Sukun. FOTO:MUIZ/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN– Perusahaan Rokok (PR) Sukun Kudus menyalurkan bantuan 25 ton beras kepada Pemkab Semarang. Bantuan yang dikemas dalam 10 ribu paket itu rencananya akan dibagikan kepada warga terdampak Covid-19.

“Terima kasih atas bantuan beras ini. Melalui BPBD akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan,” kata Bupati H Ngesti Nugraha usai menerima bantuan secara resmi di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Kamis (30/9/2021).

Menurutnya, bantuan dari pihak swasta atau donator penyaluran melalui satu pintu, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baru kemudian secara bersama-sama disalurkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Banyak sekali masyarakat terdampak. Pemkab fokus memberikan bantuan dan penanganan, seperti vaksinasi yang tengah kita gencarkan bersama.

Saat ini Kabupaten Semarang masuk Level 2 kita imbau semua tetap disiplin protokol kesehatan dan waspada virus corona,” tandasnya.

Corporate Secretary PR Sukun, Deka Hendratmanto mengatakan bantuan beras ini wujud komitmen perusahaan untuk berperan di bidang sosial dan keagamaan.

“Perusahaan kami sebelumnya rutin berkiprah memberikan santunan kepada anak yatim saat Ramadan di Kabupaten Semarang,” terangnya.

Dia berharap bantuan 25 ton beras dari perusahaan milik keluarga Muchammad Wartono (Mc Wartono) ini dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.

“Bantuan sembako 10.000 paket beras untuk warga yang membutuhkan di Kabupaten Semarang, mengawali kerja sama perusahaan dengan pemerintah terkait program kemasyarakatan dan sosial,” ujar Deka.

Ia berharap pemberian bantuan keluarga PR Sukun dapat menutup kekurangan bantuan yang tidak teranggarkan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini resmi dari keluarga PR Sukun, bukan dari perusahaan jadi tidak pakai branding produk rokok. Niatnya sosial,” jelasnya.

Menurutnya, perusahaan PR Sukun Kudus belum jadi PT jadi masih berbentuk Perusahaan Rokok (PR). Managemen bantuan sosial pun belum berbentuk foundation atau yayasan, karena itu brand yang digunakan menggunakan nama keluarga pemilik, yakni Mc Wartono. (muz)