Media Benda Kongret Hasil Belajar Panjang, Berat dan Waktu

Sebagai warga negara Indonesia yang berhak mendapatkan pendidikan seperti yang tertuang dalam UUD 1945, tentunya harus memiliki pengetahuan umum minimum. Pengetahuan minimum itu diantaranya adalah matematika. Oleh sebab itu, matematika sekolah sangat baik bagi para siswa yang melanjutkan studi maupun yang tidak. Sejalan dengan kemajuan jaman, tentunya pengetahuan semakin berkembang. Supaya suatu negara bisa lebih maju, maka negara tersebut perlu memiliki manusia-manusia yang melek tekhnologi. Untuk keperluan ini tentunya mereka perlu belajar matematika sekolah terlebih dahulu karena matematika memegang peranan penting bagi perkembangan tekhnologi itu sendiri.

            Dalam pembelajaran matematika tentang KD “3.6  Menjelaskan dan menentukan panjang (termasuk jarak), berat, dan waktu dalam satuan baku yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari”, dikelas II SDN 10 Kebondalem tidak menggunakan media pembelajaran dan hanya menggunakan buku paket yang ada di sekolahan. Dalam melaksanakan proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah, Tanya jawab, pemberian tugas tanpa menggunakan media pembelajaran.

            Pada pengukuran panjang, siswa akan belajar satuan panjang, seperti centimeter (cm), meter (m), dan lain-lain. Dalam satuan panjang ada kilometer (km), hektometer (hm), dekameter (dam), meter (m), desimeter (dm), centimeter (cm), dan millimeter (mm). Satuan waktu biasanya terdiri dari detik, menit, jam, hari, bulan, tahun, dan seterusnya. Sama seperti satuan panjang, satuan berat juga macam-macam. Kita biasa mengenalnya dengan kilogram (kg), gram (g) hingga milligram (mg).

            Pembelajaran menyenangkan (joyful learning) menurut (Fadilah, 2014) adalah rancangan pembelajaran dengan tujuan menciptakan suasana yang membebaskan siswa untuk berani mencoba, bertindak, bertanya dan mengemukakan pendapat sehingga perhatian siswa dapat dipusatkan secara penuh pada pembelajaran. Pembelajaran dikatakan menyenangkan apabila di dalamnya terdapat suasana yang rileks, bebas dari tekanan, aman, menarik, bangkitnya minat belajar, adanya keterlibatan penuh, perhatian peserta didik tercurah, lingkungan belajar yang menarik, bersemangat, perasaan gembira, konsentrasi tinggi.

            Dalam kaitanya dengan pengajaran pembelajaran, media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa sehingga terjadi proses belajar. Menurut Nurhayati dan lukman (2004) bahwa fungsi media pembelajaran diantaranya : (1) Memperjelas dan memperkaya/melengkapi informasi yang diberikan secara verbal, (2) Meningkatkan motivasi dan efisiensi penyampaian informasi, (3) Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyampaian informasi, (4) Menambah variasi penyajian materi, (5) Pemilihan media yang tepat akan menimbulkan semangat, gairah, dan mencegah kebosanan siswa untuk belajar, (6) Kemudahan materi untuk dicerna dan lebih membekas sehingga tidak mudah dilupakan siswa, (7) Memberikan pengalaman yang lebih kongkrit bagi hal yang mungkin abstrak, (8) Meningkatkan keingintahuan (curiousity) siswa, (9) Memberikan stimulus dan mendorong respon siswa.

            Definisi konkret adalah objek yang sesungguhnya yang dapat memberikan rangsangan kepada peserta didik dalam mempelajarai berbagai hal yang menyangkut keterampilan tertentu melalui penggunaan benda nyata. Penggunaan media benda konkret membuat peserta didik lebih bersemangat dan tertarik untuk belajar. Mereka merasakan pengalaman langsung dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga pembelajaran lebih bermakna. Dalam pembelajaran matematika kelas 2 KD “3.6  Menjelaskan dan menentukan panjang (termasuk jarak), berat, dan waktu dalam satuan baku yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari”, guru mengajak peserta didik untuk melakukan pengukuran langsung dengan menggunakan timbangan duduk, meteran atau penggaris serta jam dinding.

            Dengan penggunaan media konkret ini peserta didik terlhat antusias saat diajarkan menimbang dengan menggunakan timbangan duduk, praktik pengukuran panjang. Saat pembelajaran peserta didik terlihat senang dan gembira dan hasil dari pembelajaran memuaskan.

 

Oleh :

SITI MARIFAH, S.Pd.

Guru SDN 10 Kebondalem Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang