Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik: BPJS Apresiasi Wartawan

WORKSHOP: Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2020 diikuti seluruh kantor cabang BPJS Kesehatan dan perwakilan awak media di seluruh Indonesia secara virtual, Kamis (28/10/2021) hingga Jumat (29/10/2021). FOTO:SCREENSHOT/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar kegiatan Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2020 yang diikuti seluruh kantor cabang BPJS Kesehatan dan perwakilan awak media di seluruh Indonesia secara virtual.

Kegiatan ini mengangkat tema tahun ke-8 program JKN-KIS “Tahun 2021, Program JKN-KIS Kian Inovatif di Era Disruptif” yang dilaksanakan selama dua hari, mulai dari Kamis 28 Oktober hingga Jumat, 29 Oktober 2021.

Diikuti perwakilan media dari seluruh wilayah BPJS Kesehatan. Jateng Pos ambil bagian dalam kegiatan ini mengikuti secara virtual dari kantor di Jalan Bukitsari, Kota Semarang.

Di hari pertama diumumkan para pemenang Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021. Dilanjutkan workshop bertema “Peran BPJS Kesehatan Menanggulangi Covid-19 serta Menjaga Keberlangsungan Program JKN KIS”.

Menghadirkan Dirut BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti sebagai keynote speaker. Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadya Tarmizi, serta Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, dr. Pandu Riono.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia, Arif Syarifudin menuturkan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada dewan direksi serta para peserta media Workshop serta anugerah Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021

Menurutnya, media massa saat ini ialah sumber informasi terpercaya bagi masyarakat. Pelayanan dan penanganan kesehatan selama Covid-19 oleh BPJS Kesehatan juga telah disampaikan secara akurat oleh media massa.

“Keberhasilan dalam program JKN-KIS tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk media,” imbuhnya

Dirut BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti sebagai keynote speaker dalam Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2020. FOTO:SCREENSHOT/JATENGPOS

Kegiatan webinar workshop dan anugerah lomba diikuti 700 jurnalis dan seluruh dita BPJS Kesehatan seluruh Indonesia. Sedangkan Lomba Karya Jurnalisitik BPJS Kesehatan tahun 2021 diikuti 153 peserta, baik media lokal maupun nasional.

Dalam penilaian karya jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021, BPJS Kesehatan menjaga objektifitas penilaian seluruh karya diberikan bersifat anonim. Dinilai oleh juri internal dan eksternal.

Anugerah Lomba Karya Jurnalis menentukan Truly Okto Hasudungan dari Tribun Medan sebagai pemenang pertama kategori media cetak. Sementara pemenang untuk kategori media online disematkan kepada Siti Masudah Isnawati, kategori Foto Jurnalistik kepada Sukirman dari Koran Sindo, kategori Televisi kepada Jimmy Mashuri dari RTV serta kategori radio kepada Ustad Mukorobin dari RRI Purwokerto.

Sementara itu, Dirut PT. BPJS Kesehatan (Persero) Ali Ghufron Mufti mengapresiasi gelaran kegiatan ini yang berlangsung secara baik.

“Terimakasih kepada seluruh rekan-rekan media yang selama ini telah bekerjasama dalam memberikan edukasi dan ikut mengampayekan berita positif program JKN-KIS kepada masyarakat Indonesia,” imbuh dia.

Menurut, Ali Ghufron Mukti, media massa memiliki peran yang sangat penting dan besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama dengan luasnya cakupan wilayah yang ada di Indonesia.

Melalui berbagai kanal media massa, berita, informasi dan isu-isu terkini dapat terpuaskan dan diakses dengan mudah oleh masyarakat. Media massa juga memiliki peran sebagai saluran komunikasi, sosialisasi sekaligus yang amat penting adalah edukasi bagi masyarakat terkait program-program maupun informasi yang disampaikan pemerintah.

“Sebagai Badan Hukum Publik yang mengembang amat penyelenggaraan program JKN, BPJS kesehatan memerlukan peran insan media untuk dapat mendukung BPJS kesehatan dalam memberikan informasi yang benar, yang berimbang dan aktual kepada masyarakat terkait kebijakan-kebijakan dan inovasi-inovasi,” ungkap Ali Ghufron.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadya Tarmizi dan Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, dr. Pandu Riono dalam Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2020. FOTO:SCREENSHOT/JATENGPOS

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi menjelaskan jika BPJS terus melakukan inovasi dan simplifikasi layanan.

“Kita mengembangkan sistem pembayaran klaim ke rumah sakit dengan skema pembayaran uang muka sebelum diverifikasi, sehingga kita berharap pelayanan lebih optimal dan bermutu,” ucap Siti Nadia.

Lebih lanjut Siti Nadia Tarmidzi mengatakan jika saat ini BPJS Kesehatan terus meningkatkan akuntabiltas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran klaim Covid-19.

“Medical record yang dimiliki BPJS Kesehatan cukup rapi, transparan dan akuntabel,” ungkapnya. (ril/muz)