Beranda Jateng Melalui SK Bupati, Pemkab Wonosobo Serius Wujudkan Smart City

Melalui SK Bupati, Pemkab Wonosobo Serius Wujudkan Smart City

239

JATENGPOS.CO.ID, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, serius untuk mewujudkan program kota pintar (smart city) dengan menerbitkan Surat Keputusan Bupati Nomor 555.6 Tahun 2019 tentang Pembentukan Dewan Smart City Kabupaten Wonosobo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Wonosobo Eko Suryantoro di Wonosobo, Senin mengatakan SK Bupati tersebut sekaligus mengatur tugas tim smart city.

Tugas tim smart city antara lain memberikan arahan aspek strategis teknologi informasi dalam Smart City dan tindak lanjut atas hasil monitoring dan evaluasi, memberikan masukan kepada Tim Pelaksana Smart City Daerah terkait pelaksanaan program, serta menampung dan membahas usulan, kebutuhan dan aspirasi yang berkaitan dengan smart city.

“Tim juga bertugas memberikan rekomendasi kebijakan kepada bupati untuk mendorong terjadinya percepatan pembangunan dan pelaksanaan smart city di daerah,” katanya dalam sosialisasi bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD) dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Wonosobo di ruang Mangunkusumo Setda Wonosobo.

Tugas lain tim dalam Dewan Smart City, dimana bupati bertindak selaku pembina dan jajaran Forkompimda meliputi Dandim, Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, serta Wakil Bupati sebagai Pengarah dan beranggotakan seluruh pimpinan OPD.

Ia menyebutkan tim menerima saran dan masukan dari masyarakat, melaksanakan rakor dengan tim pelaksana sekurang-kurangnya sebulan sekali, hingga membahas hasil asesmen atau audit internal dan independen sebagai materi evaluasi dan melakukan pelaporan kepada bupati terkait perkembangan program smart city.

Direktur Inixindo Widyaiswara Yogyakarta Andi Yunianto selaku konsultan mitra Pemkab Wonosobo mengatakan program smart city di Kabupaten Wonosobo sudah berada pada jalur yang benar.

Andi mengatakan Wonosobo baru-baru ini masuk dalam kategori 100 kabupaten/kota yang berhak atas pendampingan Kementerian Kominfo dan Wonosobo telah mengimplementasikan langkah dan tahapan sesuai dengan blueprint yang ditetapkan.

“Melakukan pembangunan dengan pendekatan smart city yang mensyaratkan adanya inovasi, terobosan dalam menyelesaikan masalah, terobosan dalam sektor unggulan daerah, serta berbasis data terintegrasi dan melibatkan kolaborasi antarsektor atau OPD juga sudah dilakukan oleh Pemkab Wonosobo,” katanya.

Kepala Bidang Informatika Dinas Kominfo kabupaten Wonosobo Sulistiyani menyampaikan contoh riil dari implementasi smart city Wonosobo, yakni kolaborasi antarsektor dalam upaya menekan dampak kejadian kecelakaan di jalur tengkorak Parakan-Wonosobo via Kledung.

“Kerja sama pihak Dinas Perkimhub, Kepolisian, dan Dinas Kominfo nantinya akan diwujudkan dalam penerapan sistem deteksi dini atau early warning system sehingga kita akan mengetahui lebih awal jika ada kendaraan yang berpotensi mengalami kecelakaan,” katanya.

Selain itu, katanya Dinas Kominfo juga tengah berupaya menerapkan konsep 6S, yaitu smart living, smart society, smart economy, smart branding, smart governance dan smart environment.

Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo menegaskan komitmen pimpinan daerah terhadap program smart city jelas, dan akan terus mendukung terwujudnya kemudahan masyarakat dalam mengakses beragam kebutuhan mereka.

“Smart city ini kami harapkan akan seiring dengan visi dan misi pemerintah, yaitu terwujudnya Wonosobo yang bersatu untuk maju, mandiri dan sejahtera untuk semua,” katanya. (fid/ant)