Membangun Akhlak Pesdik Melalui Salat Dhuha

AKHLAKUL KARIMAH adalah akhlak yang baik dan terpuji yaitu suatu aturan atau norma yang mengatur hubungan antar sesama manusia dengan tuhan dan alam semesta. Akhlak yang baik adalah cerminan baiknya akidah dan syariah yang diyakini seseorang. Buruknya akhlak merupakan indikasi buruknya pemahaman seseorang terhadap akidah dan syariah.

Akhlak adalah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang. Al-Ghazali memberikan kriteria terhadap akhlak, yaitu akhlak harus menetap dalam jiwa dan perbuatan itu muncul dengan mudah tanpa memerlukan penelitian teriebih dahulu. Dengan kedua kriteria tersebut, maka suatu amal itu memiliki korespondensi dengan faktor-faktor yang saling berhubungan yaitu: perbuatan baik dan keji, mampu menghadapi keduanya, mengetahui tentang kedua hal itu, keadaan jiwa yang ia cenderung kepada salah satu dari kebaikan dan bisa cendrung kepada kekejian (al-Ghazali, 2000:599).

Hidup di  zaman modern tentu dihadapkan pada masalah  moral dan akhlak yang cukup serius, berbagai kerusakan-kerusakan, baik dalam lingkungan, masyarakat, sekolah maupun negara. Hal yang lebih berbahaya, berbagai perilaku yang tidak mencerminkan akhlak yang baik, justru dilakukan oleh para generasi muda. Perilaku tersebut jika dibiarkan akan menghancurkan masa depan bangsa. Berdasarkan kondisi tersebut membangun akhlak peserta didik sangat dibutuhkan bagi generasi muda khususnya di sekolah dengan ibadah yang kokoh, serta teguh di dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

Contoh lingkungan yang memberikan pengaruh besar dalam membangun akhlak adalah sekolah. Membangun akhlak adalah usaha tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara berdaya guna dan berhasil guna memperoleh hasil yang lebih baik. Pendidikan agama sebagai pendidikan yang menanamkan nilai-nilai akhlak, mulai dipertanyakan. Terutama pendidikan agama Islam di sekolah atau madrasah yang dalam pelaksanaannya masih menemukan banyak  permasalahan. Oleh sebab itu, sekolah perlu mengadakan suatu program yang dapat membantu meningkatkan akhlak sesuai dengan pendidikan agama agar lebih baik.

Pelaksanaan program yang dipilih di SMP N 2 Ulujami adalah program sholat duha berjamaah. Sholat duha berjamaah di SMP N 2 Ulujami ini upaya mewujudkan fondasi peserta didik yang soleh, solekha, dan unggul. Kegiatan sholat duha dilaksanakan setiap hari ketika jam istirahat pertama berlaku untuk semua peserta didik kelas 7 hingga kelas 9 sesuai dengan jadwalnya masing-masing. Sholat duha dilaksanakan secara berjamaah dikerjakan dengan 2 rakaat 2 rakaat, pada setiap 2 rakaat diakhiri dengan salam. Tujuan sholat duha untuk membangun akhlak siswa, baik akhlak terhadap Allah SWT maupun akhlak terhadap sesama manusia.

Hasil yang dicapai dari pembiasaan sholat duha terhadap membangun akhlak peserta didik di SMP N 2 Ulujami menunjukkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik, peserta didik mampu menerapkan rasa syukur atas segala nikmat Allah SWT melalui ucapan maupun perbuatan; lebih tawakal setelah berusaha maksimal dengan cara giat dan rajin belajar, baik di rumah, di masyarakat maupun di sekolah; dapat meningkatkan sikap keikhlasan salah satunya melalui amal jariah yang mereka keluarkan karena Allah SWT; mampu menerapkan adab kesopanan terhadap warga sekolah dan warga masyarakat, terutama orang tua dan guru, melalui perkataan atau perbuatan; dapat mengontrol emosi, jujur, selain itu pikiran dan hati menjadi lebih tenang, sehingga tujuan belajar tercapai.

O   l    e   h

Mustaqim, S.Ag.

Guru PAI SMP N 2 Ulujami, Kabupaten. Pemalang