Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bagian Tumbuhan dengan Pendekatan CTL

Selama ini pembelajaran IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam ) di sekolah Dasar masih terkesan kurang menarik bagi siswa, guru umumnya dalam mengajar masih menggunakan metode ceramah yang hanya berpusat pada guru, dimana dalam mengajar guru cenderung bersifat informatif atau hanya transfer ilmu dari guru ke siswa, sehingga siswa belum aktif dalam proses pembelajaran. Siswa juga belum sepenuhnya menyukai pelajaran IPA disebabkan karena kurangnya minat belajar maupun kreativitas siswa. Hal ini mempengaruhi keberhasilan dalam proses pembelajaran, jika minat siswa kurang maka akan berpengaruh pada kegagalan pada pokok bahasan tersebut.

            Masalah pembelajaran IPA juga menjadi salah satu kendala yang dialami siswa kelas IV SD Negeri 03 Mojo tahun pelajaran 2022/2023 semester 1 pada materi bagian-bagian tubuh tumbuhan dimana 25% atau 9 dari 36 anak masih mendapatkan nilai yang kurang memenuhi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran. Hal ini terbukti dari hasil ulangan harian khususnya yang berkaitan dengan materi bagian-bagian tumbuhan masih rendah. Hal ini, disebabkan salah satunya penggunaan metode yang belum tepat. Guru masih menggunakan metode ceramah yang menyebabkan siswa jenuh, kurang bersemangat mengikuti pelajaran, sehingga minat siswa untuk mengikuti pelajaran berkurang. Sarana dan prasarana penunjang pembelajaran juga masih kurang. Sebagai guru harus pandai memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada.

            Guru harus pandai-pandai mencari solusi agar pembelajaran berjalan lancar. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan strategi pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa secara optimal. Salah satu pendekatan yang dilakukan guru adalah penggunaan pendekatan CTL ( Contextual Teaching and Learning ). Menurut Nurhadi (2002:12) bahwa pendekatan CTL bagian intinya adalah menemukan. Dari pengertian tersebut menyimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa bukan berasal dari mengingat seperangkat fakta – fakta tetapi dari hasil menemukan sendiri. Langkah-langkah pembelajaran yang menerapkan pendekatan CTL yaitu : (1)mengembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri, dan mengkontruksikan sendiri pengetahuan dan keterampilannya (2) melaksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri ( menenukan ) untuk semua topik (3) mengembangkan sikap ingin tahu siswa dengan bertanya (4) menciptakan masyarakat belaar ( belajar dalam kelompok – kelompok) (5) menghadirkan model dalam proses pembelajaran (6) melakukan refleksi di akhir pertemuan (7) melakukan penilaian dari hasil kerja siswa.

Dari penjelasan langkah-langkah tersebut, maka pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL, khususnya pada mata pelajaran IPA pada materi bagian-bagian tubuh tumbuhan bagi siswa kelas IV dapat meningkatkan hasil belajar siswa, minat siswa,  dan juga meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Hal ini dikarenakan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh siswa dari menemukan sendiri, dan siswa secara aktif bertanya maupun mengajukan pendapat tentang materi yang diajarkan oleh guru, siswa dapat belajar kelompok melalui masyarakat belajar, dimana hal ini memeberi pengalaman pada siswa untuk aktif di dalam kelompoknya dan belajar bekerjasama dengan kelompoknya. Selain dari faktor siswa, guru juga dapat melakukan pemodelan, dan di akhir pembelajaran guru menyisakan waktu sejenak agar siswa dapat melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kemudian guru melakukan penilaian yang sebenarnya dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh siswa.

 

Oleh : Sri Rahayu, S.Pd.SD.

Guru SD Negeri 03 Mojo, Kec. Ulujami, kab.Pemalang