Merangkai Mainan dari Bambu Melalui Metode Demonstrasi

Siti Aminah S.Pd.AUD TK Kemala Bhayangkari 24 Comal Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang

Pendidikan merupakan kebutuhan primer bagi setiap manusia untuk beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan pengetahuan. Pendidikan anak usia  dini  termasuk salah satu jenjang pendidikan yang memberikan pengaruh terhadap penyesuaian perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Pendidikan usia dini (PAUD) dan TK merupakan sarana yang sesuai untuk menempa anak di awal peletakan pondasi pengetahuan. Anak didik akan menerima pengalaman pertama dalam melakukan interakasi sosial dengan masyarakat yang berbeda. Pengalaman awal ini seringkali mengejutkan anak didik karena akan bertemu dengan berbagai anak dengan karakter yang berbeda dan bervariasi. Beberapa anak didik memang sudah siap dengan pergaulan dengan banyak teman karena pengaruh lingkungan sekitar tempat tinggal sebagai bagian dari pendidikan informal yang alamiah.

Akan tetapi masih banyak dijumpai anak dengan mental keberanian yang rendah, tidak percaya diri, manja, mengompol dan banyak keresahan lainnya. Pendidik memiliki tanggung jawab yang besar merubah pola dan sifat yang di bawa anak dari rumah. Proses pembelajaran yang dilaksanakan diharapkan dapat menjawab tanggung jawab yang diberikan sepenuhnya kepada guru selaku pendidik. Guru perlu mendesain proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan agar minat dan motivasi belajar anak didik meningkat salah satunya dengan menggunakan metode pembelajaran. Pemanfaatan metode pembelajaran akan sangat menunjang dalam keberhasilan proses pembelajaran. Pemilihan dan penetapan metode yang tepat akan mempengaruhi pelaksanaan proses pembelajaran.

Nudin dan Uno (2011: 7) menjelaskan bahwa metode pembelajaran adalah cara yang digunakan guru dalam menjalankan fungsinya dan merupakan alat untuk mencapai tujuan pembelajaran. Amri (2013:113) turut menjelaskan bahwa metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara-cara yang dilakukan untuk menyampaikan atau menanamkan pengetahuan kepada subjek didik, atau anak melalui sebuah kegiatan belajar mengajar, baik di sekolah, rumah, kampus, pondok, dan lain-lain.

Guru memanfaatkan metode pembelajaran bertujuan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran yang kondusif agar peserta didik memahami kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Salah satu metode pembelajaran yang sesuai dengan jenjang pendidikan anak usia dini adalah metode demonstrasi. Metode demonstrasi mengajak anak didik untuk secara langsung memahami,mengamati bahkan terlibat dengan proses pembelajaran.

Syaiful (2008: 210) mendefinisikan metode demonstrasi adalah pertunjukan tentang proses terjadinya suatu peristiwa atau benda sampai pada penampilan tingkah laku yang dicontohkan agar dapat diketahui dan dipahami oleh peserta didik secara nyata atau tiruannya. Muhibbin Syah (2013: 22) turut menjabarkan bahwa metode demonstrasi merupakan metode mengajar dengan memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan.

Penulis sekaligus guru TK Kemala Bhayangkari 24 Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang menerapkan metode demonstrasi pada pembelajaran mengenal teknologi sederhana berupa peralatan bermain dari bahan bambu. langkah-langkah pelaksanaan metode demonstrasi yang dilakukan adalah guru menetapkan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai secara sederhana.

Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan metode pembelajaran dalam bentuk demonstrasi yang akan digunakan pada proses pembelajaran. Kemudian guru menetapkan bahan-bahan dan alat yang akan digunakan dan mempersiapkannya. Langkah selanjutnya guru memperagakan dan membuat demonstrasi cara merangkai permainan yang berasal dari bahan baku bambu. Anak didik memperhatikan dan menirukan rangkaian yang dibuat oleh guru secara bersama-sama. Setelah beberapa menit anak didik diminta untuk menunjukkan hasil kerjanya dan guru memberikan penilaian serta apresiasi.

Praktek proses pembelajaran menggunakan metode demontrasi dirasakan penulis sangat membantu menyampaikan materi. Anak didik juga turut merasakan kenyamanan dan kegembiraan selama proses pembelajaran berlangsung.

 

Siti Aminah S.Pd.AUD

TK Kemala Bhayangkari 24 Comal Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang