Meski Banjir, Pasokan Gas Epliji di Kudus Dipastikan Aman

PENGISIAN ELPIJI: Pj Bupati Kudus M Hasan Chabibie meninjau langsung proses pengisian elpiji berukuran 3 kilogram di SPBE Kaliwungu Kudus, baru-baru ini. Foto:burhan/jatengpos

JATENGPOS. CO. ID, KUDUS-Pasokan gas elpiji di Kabupaten Kudus dipastikan aman, baik selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang. Proses distribusinya pun tidak terkendala dengan adanya bencana banjir di Kudus maupun Demak.

‘’Pasokan gas elpiji di Kudus kami pastikan aman selama bulan puasa hingga menjelang lebaran,’’ ungkap Pj Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie usai meninjau proses pengisian gas elpiji di SPBE Kaliwungu, Selasa (19/3).

Dikatakan Hasan, informasi dari PT Pertamina sebelumnya memang ada kendala proses distribusi elpiji dari kapal pengangkut, dimana kesulitan bersandar di Temporary Supply Point LPG Rembang karena cuaca ekstrem. Namun untuk saat ini distribusi elpiji sudah lancar, baik dari Rembang, Gresik maupun Semarang.

‘’Sejak Sabtu (16/3) kapal sudah bisa sandar, dan distribusi elpiji mulai dioptimalkan,’’ tuturnya.
Hasan menuturkan, kebutuhan gas elpiji di Kabupaten Kudus tembus 34.000 tabung gas berukuran 3 kilogram. Namun untuk stok ada kelebihan 5 persen dari total kebutuhan tersebut, sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan pemakaian gas melon tersebut.

‘’Jadi kami imbau kepada masyarakat tidak perlu panik,’’ tegasnya.

Disinggung harga jual gas melon yang melambung, Hasan mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pelaksanaan pengawasannya. Kemudian dipastikan masyarakat bisa mendapat harga gas melon itu sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

‘’Kami akan koordinasikan untuk melakukan pengawasan,’’ jelasnya.

Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Kudus Januar Adi Prabowo membenarkan, bahwa keterlambatan pasokan gas elpiji di Kudus beberapa waktu lalu, karena kapal pengangkut elpiji tidak dapat bersandar. Hal itu berdampak pada stok gas melon di agen maupun pangkalan.

‘’Saat ini suplai gas elpiji di Kudus aman, dan tidak terpengaruh adanya banjir Demak. soal harga, jika dipangkalan dipastikan sesuai HET yaitu Rp 15.500 per tabung,’’ pungkasnya. (han/rit)