Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Metode Fun Learning dalam Pembelajaran Tematik Kelas 1 SD

Metode Fun Learning dalam Pembelajaran Tematik Kelas 1 SD

5264
Farida Latifatuz Zahroh, S.Pd.SD SDN 3 Panggisari Kec. Mandiraja
Farida Latifatuz Zahroh, S.Pd.SD SDN 3 Panggisari Kec. Mandiraja

Seorang guru dikatakan profesional salah satu cirinya adalah kalau ia pandai di dalam mengelola kelas atau pandai mengajar, pandai menyampaikan materi dan pandai menutup pelajaran, anak-anaknya suka belajar bersama. Selanjutnya guru yang menguasai dan terampil menggunakan berbagai pendekatan dan strategi pengelolaan kelas akan dengan mudah dapat menciptakan dan mempertahankan iklim belajar yang baik dan menyenangkan. Iklim yang demikian itu memberi peluang kepada siswa untuk mengembangkan potensi-potensi dirinya secara optimal. Cuma masalahnya adalah tidak banyak seorang guru yang mau bersusah payah mencari inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran yang penuh dengan kreatifitas.

Agar kita dapat menciptakan suasana fun learning, dibutuhkan penggunaan metode belajar yang tepat. Oleh sebab itu, seorang guru harus bisa memilih metode yang sesuai dengan kondisi anak dan disesuaikan pula dengan materi pelajaran yang akan disampaikan.

Pada anak-anak Sekolah Dasar khususnya kelas 1 diharuskan menggunakan pembelajaran tematik yaitu pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada peserta didik, karena anak-anak pada usia ini berada pada rentangan usia dini yang masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan sehingga pembelajarannya masih bergantung pada objek-objek konkrit dan pengalaman yang dialami.

Dari pengalaman saya, sebagai seorang guru yang mengajar kelas 1 harus selalu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan agar anak-anak dapat dengan mudah menerima pelajaran tersebut. Selain itu, kondisi kelas mulai dari tata ruang sampai tempat duduk siswa juga harus diganti. Karena dalam kegiatan belajar mengajar, terdapat dua hal yang turut menentukan berhasil tidaknya suatu proses pembelajaran, yakni pengaturan kelas dan pengajaran itu sendiri.

Metode Fun Learning

Metode Fun Learning adalah metode pembelajaran dimana seorang guru dapat menciptakan suasana hangat dan menyenangkan dalam pembelajaran karena dengan suasana yang hangat dan menyenangkan apapun yang kita ajarkan akan mudah diterima dengan senang hati dan ketika sesuatu itu mudah diterima maka anak akan mudah melakukan suatu perubahan.

Menurut Tols Toy (Darmasyah, 2010), belajar menyenangkan sangat perlu dalam proses pembelajaran, karena sangat membantu peserta didik untuk bisa menjadikan bahan pembelajaran menjadi bermakna, memberi motivasi belajar dan menyediakan kepuasan belajar. Karena pembelajaran menyenangkan akan membuat anak merasa tidak terbebani dan dipaksa untuk belajar.

Dalam metode Fun Learning, sebelum memulai pelajaran anak diberi kesempatan untuk melakukan eksperimen terhadap kosep-konsep dasar. Anak dibiarkan menemukan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak merasa tidak terbebani dengan berbagai pelajaran. Diantara penerapan pelajaran yang menyenangkan adalah dengan pujian, selingan humor, dan menghadirkan bentuk-bentuk permainan sesuai dengan materi pelajaran.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengajaran Fun Learning adalah: (1) setiap tatap muka, guru menyampaikan topik-topik pelajaran dan tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran, (2) guru memberikan gambaran atau penjelasan tentang materi yang dipelajari, (3) memperlihatkan dan menjelaskan keterkaitan antara konsep metode Fun Learning pada pokok bahasan, (4) sebelum mengakhiri proses pembelajaran, siswa diberi PR pokok bahasan dalam penerapan metode Fun Learning untuk dikerjakan di rumah.

Seseorang pendidik sejati adalah orang yang bisa membuat semua hal yang sulit menjadi mudah dipahami, yang rumit menjadi mudah dimengerti, atau yang sukar menjadi mudah dilakukan (Ralph Waldo Emerson) dan siswa tidak akan peduli betapa pintarnya seorang guru, yang mereka pedulikan adalah apakah guru tersebut juga peduli terhadap dirinya (Anonymous).

Farida Latifatuz Zahroh, S.Pd.SD

SDN 3 Panggisari Kec. Mandiraja