Monitoring pendistribusian Bantuan Beras PPKM 2021 Kecamatan Gajah berjalan lancar sesuai prokes

8
SESUAI PROKES : pemberian bantuan beras kepada warga terdampak pandemi harus sesuai dengan prokes.

JATENGPOS.CO.ID, DEMAK – PPKM yang diperpanjang hingga 9 Agustus tentunya semakin membuat beban hidup masyarakat terdampak covid 19 kian terdesak. Meskipun diberikan banyak kelonggaran namun turunnya daya beli masyarakat tetap membuat masyarakat kelas bawah semakin sulit bernafas. Untuk itulah pemerintah pusat melalui Dinsos P2PA dan Bulog meluncurkan beras PPKM darurat 2021 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST) se Kabupaten Demak sebanyak 93.966 KPM.

Menurut Kepala Dinas Sosial P2PA Drs Eko Pringgolaksito, pemberian bantuan ini sendiri merupakan bagian dari Program Bantuan Beras untuk KPM PKH dan BST, yang diluncurkan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini. Pihaknya memastikan setiap penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) akan menerima tambahan beras sebanyak 10 kg.

“Untuk KPM BST dan KPM PKH disalurkan masing-masing bagi 10 juta penerima plus menerima beras sebanyak 10 kg,” ujar Mensos di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Beras sebanyak 10 kg akan disalurkan oleh Perum Bulog, mengingat jaringan Bulog terdapat di seluruh wilayah Indonesia.

 “Kami mengirimkan data penerima BST dan PKH ke Bulog dan mereka menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia,” katanya.

Dihubungi terpisah Muhson SE Wakil Pimpinan Kantor Wilayah Perum Bulog Jawa Tengah menjelaskan, bahwa saat ini stok beras untuk wilayah Jawa Tengah lebih dari cukup. Diterangkan oleh Muhson, bahwa jumlah stok beras di Gudang Bulog Jawa Tengah ada sekitar 105 ribu ton, dan itu lebih dari cukup jika untuk membantu masyarakat dan ketersediaan pangan masyarakat.

“Stok di gudang Bulog Jawa Tengah saat ini lebih dari cukup, ada stok beras sebesar 105 ribu ton, yang merupakan hasil panen tahun 2020 dan 202. Sedangkan untuk program bantuan ini kita menggunakan hasil panen tahun 2021 atau hasil giling beras tahun 2020, jadi berasnya Insya Allah bagus, bisa dilihat dari kualitas berasnya,” terang Muhson kepada wartawan.

Sementara itu pendistribusian bantuan beras hingga kini sudah sampai ke wilayah Kecamatan Gajah. Kemarin Pendamping Sosial PKH Kecamatan  Gajah Romdhonah Sri Sapto Rini,S.Pd melakukan Monitoring pendistribusian Bantuan Beras PPKM 2021 di Desa Boyolali Kecamatan Gajah pada Sabtu, 31 Juli 2021 pukul 09.50 WIB. Bertempat di Balai Desa Boyolali pembagian bantuan kepada 124 KPM untuk KPM PKH dan KPM BST berjalan lancar dan tertib.

“Pemberian bantuan dari pemerintah pusat ini dalam rangka meringankan beban rakyat yang terkena penerapan PPKM Darurat Jawa–Bali pada 7-20 Juli 2021 dan diperpanjang hingga 9 Agustus. Tentunya ini sangat berdampak pada kesulitan masyarakat di dalam memenuhi kebutuhan hidup,” jelas Romdhonah Sri Sapto Rini,S.Pd.

Selain melakukan monitoring di Desa Boyolali, Pendamping Sosial PKH Kecamatan  Gajah Romdhonah Sri Sapto Rini,S.Pd juga melaksanakan monitoring distribusi  Bantuan Beras PPKM 2021 Desa Kedondong Kecamatan Gajah yang berlangsung di balai desa Kedondong pada hari yang sama, dengan jumlah 414 KPM.

Dalam penyaluran tersebut petugas maupun penerima tetap patuh dan melaksanakan standar protokol kesehatan (prokes). Sebab 80 persen dari penerapan prokes mampu mencegah dan melindungi diri dari paparan covid-19.(*)