Muhammadiyah Bangun Sekolah Dasar Tahfidz di Gedawang

BERSAMA: Para Pengurus Ranting Muhammadiyah Gedawang bersama para tokoh dan tamu undangan. Foto: ard for jatengpos.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) kelurahan Gedawang membangun Sekolah Dasar Tahfidz al-Qur’an – Muhammadiyah (SDTQ-Mu), yang terletak di Jln. Sendang Usodo Raya No 18A, kelurahan Gedawang kecamatan Banyumanik Semarang.

Peletakan batu pertama dilakukan Minggu (13 Februari 2022), bersamaan dengan pengajian bulanan PRM Gedawang yang dihadiri Lurah Gedawang dan tokoh masyarakat.

Tri Wiyanto, Ketua PRM Gedawang mengatakan, pembangunan SDTQ-Mu di atas tanah seluas 1.100 m tersebut akan dibangun tiga lantai dengan menelan biaya Rp 4,2 milliar.

“Bangunan gedung SDT-Mu ini kami bangun di atas tanah seluas 1.100 meter yang terletak di RW.03 kelurahan Gedawang yang merupakan tanah wakaf dari keluarga Bapak Sukemi, warga Banyumanik,”katanya.

Menurutnya, pembangunan gedung tersebut selaras dengan cita-cita Muhammadiyah untuk memiliki lembaga pendidikan Islam setara Sekolah Dasar yang berbasis hafalan Qur’an, profesional, mampu mengikuti dinamika pendidikan modern, berkualitas, beraklaqul karimah, berwawasan global, dan peduli kepada lingkungan.

“Ini merupakan impian kita semua, program ini sudah lama dibahas namun baru kali ini kami bisa merealisasi,”tambahnya dalam sambutan.

Drs.H.Sukamdo, M.Si, Ketua PCM Banyumanik yang hadir dalam acara menambahkan, pihaknya sudah sangat lama menginginkan pemanfaatan tanah wakaf tersebut segera menjadi manfaat untuk ummat.

Karena itu pihaknya memberikan aprisiasi yang sangat besar kepada para pengurus Ranting Muhammadiyah Gedawang yang telah memulai mewujudkan harapan semua pihak.

“Banyumanik memang seharusnya sudah memiliki lembaga pendidikan dasar SDTQ-Mu, yang berkualitas dan berbasis hafalan Al-Qur’an,”jelasnya.

Lurah Gedawang, Abdul Mukti, SE, yang hadir dalam acara menyatakan apresiasi dan sangat mendukung pembangunan SDTQ-Mu, yang berada di wilayahnya kelurahan Gedawang.

“Yang kita tanam hari ini bukanlah batu, melainkan batu permata yang akan menjadi cahaya.Oleh karenanya tidak ada alasan untuk tidak kita dukung,”tegasnya.

Sebagai akhir acara ditandai peletakan batu pertama pembangunan Gedung SDTQ-Mu, oleh para pengurus Muhammadiyah dan tokoh masyarakat, diantaranya H.Muchlis Fauzi, Ketua FOSTAM (Forum Silaturahim Takmir Masjid dan Musholla) Gedawang Semarang.

“Insya Alloh setelah peletakan batu pertama pagi ini kami akan melanjutkan pembangunannya, karena kita sudah menerima pendaftaran peserta didik untuk tahun ajaran ini,”imbuh Tri Wiyanto.

Sebagai awal pembangunan akan membuat ruang kelas terlebih dulu, ruang administrasi, musholla dan halaman. (ard/jan/bis)