Murid Halmahera Bangga Jadi Bagian Konser Internasional

Sepeluh anak didik berbakat yang tampil di Jakarta tengah berfoto bersama pemilik (satu kanan) Halmahera Music School Semarang. FOTO : DWI SAMBODO/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Sepuluh murid Halmahera Music School Semarang mampu tampil apik menunjukan bakat yang dikembangkanya melalui kurikulum pelajaran musik Yamaha Internasional. Mereka menjadi bagian dari 5.000 murid sekolah musik besutan Yamaha Musik Indonesia dalam konser bertajuk “ Music My Friend Ensemble Consert “ di Balai kartini Jakarta, belum lama ini.

Murtini, salah satu guru kelas Junior music course Halmahera Music School Semarang, mengaku bangga kesepuluh muridnya tersebut bisa tampil di Jakarta untuk mewakili wadah bakat musik profesional yang dibinanya.

“Momen ini menjadi sangat berharga untuk kita semua yang terlibat dalam sekolah musik kami khususnya anak didik. Mereka bisa menunjukan bakat musiknya dengan baik sesuai dengan edukasi yang kita terapkan dengan kurikulim pelajaran musik Internasional,” ujarnya, kepada Jateng Pos, di Halmahera Music School, Jalan Ahmad Yani Semarang, Minggu (26/11) pagi kemarin.

Menurutnya, dengan menjadi bagian dari konser akbar yang memang digelar rutin setiap tahun oleh Yamaha Musik Indonesia untuk memberikan wadah dan ruang bagi anak didik yang tercatat pada sekolah musik lisensi Yamaha Musik tersebut. Ini juga bisa menjadi tolak ukur bakat anak murid khususnya dibawah usia 15 tahun.

“Tentunya, sebagai pengajar kami merasa bangga dan senang, anak didik  yang kita bina bisa mengeksplor bakatnya dalam pakem pelajaran musik (kurikulum) Internasional dari Yamaha Musik,” terangnya.

Menurutnya, akan mudah untuk mereka (anak murid) yang terpilih menjadi bagian konser dan sekaligus edukasi untuk peserta yang terlibat menjadi lebih profesional khususnya dalam mengembangkan pelajaran musik yang didapat secara formal.

“Bakat musik itu bisa dipunyai siapapun, tak terbatas usia. Dengan mengikuti pelajaran musik secara profesional, bakat tersebut bisa lebih berkembang dengan baik. Mereka tak sekedar bisa main musik atau menyanyi, tetapi benar-benar memahami musik dengan baik. Kami berharap anak didik berprestasi tersebut, kedepan bisa menjadi seorang musisi atau pegiat musik profesional dengan bekal ilmu mumpuni yang dipunyainya,” pungkasnya. (ucl/mar)