Beranda Semarang Normalisasi BKT Segera Dimulai

Normalisasi BKT Segera Dimulai

667
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) bisa segera dimulai karena lelang sudah selesai.

“Jika melihat kondisi saat ini, (normalisasi Sungai BKT) pertengahan Desember ini seharusnya sudah bisa dimulai,” katanya, saat meninjau SD Negeri Karangayu 3 Semarang, kemarin.

Proses lelang proyek yang ditangani pusat, kata dia, sudah selesai dan tanda tangan kontrak sudah dilakukan sehingga tinggal menunggu instruksi dari Kementerian Keuangan untuk melaksanakan proyek.

Politikus PDI Perjuangan itu mengakui normalisasi Sungai BKT sangat mempengaruhi upaya penanggulangan banjir di wilayah timur, termasuk Sawah Besar dan Kaligawe.

Menurut dia, upaya penanggulangan banjir terus dilakukan, apalagi sekarang ini sudah masuk musim hujan yang kerap menyebabkan genangan air di sejumlah wilayah.

“Seperti hujan beras yang terjadi pada Kamis (16/11) malam menyebabkan beberapa titik tergenang air. Kami bergerak cepat dengan meninggikan parapet sungai dan menyalakan puluhan pompa air,” katanya.

Dengan langkah tersebut, sosok yang akrab disapa Hendi itu mengatakan terbukti mampu membuat genangan air yang dilaporkan di sejumlah titik diatasi hingga kering.

“Upaya penanggulangan cepat ini karena warga aktif melaporkan kondisi yang terjadi di lingkungannya, baik melalui media sosial maupun sistem SMS Lapor Hendi,” katanya.

Diakuinya, penanganan laporan masyarakat atas banjir sudah berjalan baik tetapi persoalan genangan yang masih terjadi tetap menjadi evaluasi Pemerintah Kota Semarang.

Ia menyebutkan penyebab genangan air bisa berbeda-beda sehingga perlu dilakukan pengecekan satu-persatu menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

“Seperti (genangan air, red.) di sini (SDN Karangayu 4). Setelah saya cek, ternyata karena jalannya lebih tinggi dan saluran sekunder tidak berfungsi baik,” katanya.

Untuk genangan di Sawah Besar Semarang, Hendi menjelaskan penyebabnya karena meluapnya sungai sehingga langsung dilakukan peninggian parapet dan maksimalkan pompa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang Iswar Aminuddin mengaku terus berkomunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terkait normalisasi Sungai BKT.

“Kami terus laporkan kepada Pak Wali (Wali kota, red.) perkembangannya karena sudah mendesak. Kami diminta untuk terus mengawalnya,” katanya.(jwn/udi/mg8)