Normalisasi Kali Beringin Ditarget Selesai 2018

Genangan banjir di wilayah Jateng. Foto : dok/Jatengpos.co.id

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Masyarakat di Mangkang Semarang setiap tahun sudah menjadi langganan banjir setiap kali curah hujan tinggi. Seperti halnya banjir yang terjadi beberapa hari kemarin di daerah Mangkang Kecamatan Tugu Kota Semarang.

Penyebab banjir diketahui lantaran tanggul di RT 2 RW 3 Kelurahan Mangkang Wetan Jebol, Rabu (22/11) sekitar pukul 17.00 WIB. Tanggul jebol tersebut mengakibatkan banjir bandang menerjang permukiman rumah warga.

Pemkot Semarang sendiri berusaha keras untuk menuntaskan pembebasan lahan guna melancarkan proyek Normalisasi Kali Beringin yang melintasi masyarakat Mangkang. Diketahui saat ini masih tersisa delapan bidang tanah yang akan dibayarkan di akhir tahun ini pembebasan lahannya.

Ditargetkan pada 2018 proses normalisasi Kali Beringin ini akan mulai dibahas oleh pemerintah pusat, mengingat Detail Engineering Designnya (DED) sudah ada di Kementerian PU.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sungai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Untoro Kurniawan mengatakan, saat ini pihaknya sedang meninjau ulang DED normalisasi Kali Beringin sesuai perkembangan di lapangan.

“Peninjauan ini untuk menyesuaikan kondisi terkini dari kondisi di lapangan sehingga (DED) bisa diterapkan. Untuk Kali Beringin akan dipertahankan kapasitasnya dengan dilakukan pengerukan sedimentasi sungai mulai dari hulu ke hilir,” katanya saat berada di lokasi banjir Kali Beringin di Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, kemarin.

Selain normalisasi, juga akan ada peninggian dan pelebaran jembatan yang berada di Kelurahan Mangkang Wetan, lantaran selama ini sering menyebabkan laju air tersumbat akibat sampah. Sedangkan untuk anggaran sedikitnya menelan sekitar Rp 200 miliar sesuai dengan DED.

“Normalisasi akan mempertahankan badan sungai, dan dilakukan pengerukan sedimen. Kami ingin agar ini berjalan secara terintegrasi, yakni warga di wilayah atas dapat menjaga kebersihan sungai sehingga tidak banyak sampah yang menumpuk, kasihan yang di wilayah bawah,” ujarnya.

Camat Tugu Anton Siswartono mengatakan, lahan yang akan digunakan untuk melaksanakan normalisasi Kali Beringin sudah terbebaskan dan akan dibayarkan pada akhir tahun 2017 nanti, sehingga tahun 2018 normalisasi sudah dapat dikerjakan.

“Ada 36 bidang tanah di tahun ini yang sudah dibebaskan, sedangkan sisanya 8 bidang baru akan dibayar pada Desember nanti karena hanya masalah administrasi,” tandasnya. (mar)