31.9 C
Semarang
Jumat, 1 Mei 2026

Timnas Indonesia Siap Uji Coba Lawan Uruguay




JATENGPOS.CO.ID,   JAKARTA – Timnas Indonesia dipastikan tidak akan diperkuat dua pilarnya saat menjamu China di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, tanggal 5 Juni 2025. Laga nanti merupakan lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Masih ada waktu kurang dari tiga pekan lagi bagi kedua tim untuk meningkatkan persiapan.

Timnas Indonesia dalam posisi lebih baik, berada di urutan keempat dengan 9 poin, dan punya kans lebih besar untuk lolos fase berikutnya. Sementara Timnas China masih berkutat sebagai juru kunci di Grup C dengan nilai 6, setelah dua kekalahan beruntun pada periode Maret 2025.

Absennya Maarten Paes dan Marselino Ferdinan harus segera dicarikan solusi agar Timnas Indonesia mengamankan poin penuh saat menjamu China.

Maarten Paes dan Marselino Ferdinan harus melewatkan duel Timnas Indonesia kontra China mendatang karena akumulasi kartu kuning. Khususnya Marselino Ferdinan yang punya peran tak kalah vital.

Marselino mengantongi satu kartu kuning di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia saat melawan Bahrain pada 10 Oktober 2024. Kala itu, pemain Oxford United tersebut menerima kartu kuning pada menit 90+4.

Kemudian, eks pemain Persebaya Surabaya itu kembali terkena kartu kuning melawan Bahrain pada Maret 2025. Marselino menerima kartu tersebut pada menit ke-34. Sesuai regulasi AFC, pemain yang mengantongi dua kartu kuning harus menjalani sanksi skorsing satu laga. Alhasil, Marselino dipastikan absen saat Timnas Indonesia menjamu China.

Kehilangan Marselino tentunya sangat disayangkan. Sebab, dia punya kontribusi besar ke tim. Jebolan Persebaya Surabaya tersebut sudah memainkan 34 laga dan mencetak 5 gol untuk Timnas Indonesia senior sejak debut pada 2022.

Baca juga:  Diburu PSSI Sejak Usia 16 Tahun

Pemain bersia 20 tahun itu bahkan selalu menjadi starter dalam tiga pertandingan terakhir Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kini posisi yang ditinggalkan Marselino bisa digantikan sejumlah pemain, di antaranya Rafael Struick, Eliano Reijnders, hingga Egy Maulana Vikri.

Namun, ada pendapat yang berbeda dari bek legendaris Timnas Indonesia, Herry Kiswanto. Menurutnya ada dua pemain yang dianggap layak bisa menggantikan peran Lino. Keduanya adalah Yakob Sayuri dan Beckham Putra.

Pendapat dari Herry Kiswanto bukan tanpa alasan. Menurut pemain Timnas Indonesia era 1980-an tersebut, Yakob Sayuri dan Beckham Putra punya gaya bermain yang mirip dengan Lino.

Herry mengatakan Beckham dan Yakob memiliki kemampuan yang tidak banyak dimiliki pemain-pemain Indonesia. Namun faktanya hanya Yakob yang bisa memenuhi keinginan Herry Kiswanto, sebab Beckham tak mendapat panggilan ke Timnas Indonesia terkini.

“Yakob memang punya kecepatan tinggi dan daya kejut yang sulit diantisipasi lawan. Kemampuan Yakob tentunya harus dipantau oleh tim pelatih Timnas Indonesia. Untuk membongkar pertahanan lawan, kita perlu pemain-pemain yang punya daya kejut seperti Yakob,” terang Herry Kiswanto dalam podcast Bicara Bola by Akmal.

“Saya lihat, sekarang tidak banyak pemain Indonesia yang bisa membongkar pertahanan lawan. Jadi, apa salahnya Yakob dan Beckham masuk Timnas. Gaya main Beckham dengan Marselino memang mirip. Cuma, sekarang ini masalah mental. Di sepak bola level internasional, memang mentalitas yang berbicara,” tandas pemilik 40 caps di Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia mendapatkan tawaran uji coba dari salah satu tim elite Amerika Selatan, Uruguay. Tawaran ini disampaikan oleh Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzales, saat bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, di Graha Kemenpora, Jakarta.

Baca juga:  Renovasi Stadion Wergu Wetan Tunggu Rekom Kemenpora

Kedatangan Dubes Cristina ke Kemenpora untuk menjajaki kerja sama keolahragaan di antara Uruguay dan Indonesia. Dalam kesempatan itu, disampaikan juga gagasan mengenai rencana uji coba Timnas Uruguay dengan Timnas Indonesia dalam rangka peringatan hubungan diplomatik ke-60 di antara kedua negara pada 2026.

“Uruguay ingin mengadakan friendly match di Indonesia dengan mendatangkan pemain inti timnas kedua negara jika memungkinkan,” ujar Cristina dikutip dari laman Kemenpora.

Rencana untuk menggelar laga uji coba antara Uruguay dan Timnas Indonesia ini disambut baik oleh Menpora Dito Ariotedjo. Ia akan mencoba berkomunikasi dengan PSSI terkait tawaran dari Dubes Cristina.

“Rencana friendly match ini sangat bagus. Nanti bisa dikomunikasikan dengan PSSI, untuk format terbaiknya seperti apa. Apakah melalui FIFA Matchday atau pertandingan persahabatan biasa. Karena kalau melalui FIFA Matchday, bisa berkontribusi pada peningkatan ranking FIFA untuk Indonesia,” ucap Dito.

Timnas Indonesia pernah bertemu Uruguay dalam laga uji coba pada 8 Oktober 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Saat itu, Timnas Indonesia masih ditukangi Alfred Riedl dan bermaterikan pemain-pemain seperti Nova Arianto, Maman Abdurrahman, Firman Utina, Ahmad Bustomi, Bambang Pamungkas, dan Boaz Solossa.

Sementara itu, Uruguay yang diasuh Oscar Tabarez juga membawa para pemain terbaiknya. Diego Lugano, Martin Caceres, Luis Suarez, dan Edinson Cavani merupakan deretan bintang yang diboyong ke Jakarta.

Laga itu berakhir untuk kemenangan Uruguay dengan skor telak 1-7. Cavani dan Suarez mencetak hattrick, ditambah satu gol dari Sebastian Eguren. Adapun gol balasan Timnas Indonesia dicetak Boaz Solossa. (bol/riz)




TERKINI




Rekomendasi

...

Musim Depan Bikin Lautaro Martinez Mati...

Sale, Diskon 25%

Kapten Jay Iszes Minta Maaf

Gelandang Bertahan Potensial

Antoine Griezmann Tepis Rumor Hengkang

MU Rekrut Onana