28.7 C
Semarang
Rabu, 21 Januari 2026

Ruang Ganti Madrid Memanas

JATENGPOS.CO.ID, MADRID – Ruang ganti Real Madrid dikabarkan sedang memanas. Menurut laporan El Nacional, dua bintang Madrid, Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, mulai hilang kepercayaan kepada sang pelatih Xabi Alonso.

Situasi tersebut berbuntut pada menurunnya performa para pemain top Los Blancos. Mbappe tak lagi menunjukkan sentuhan magis yang membuat setiap bola yang disentuh terasa seperti ancaman gol.

Vinicius kehilangan ketajaman dalam duel satu lawan satu, Rodrygo tampil tanpa greget, sementara Eduardo Camavinga terlihat seperti berada di jalur berbeda dari rekan-rekannya. Hampir seluruh pemain inti Madrid tampil jauh dari standar yang seharusnya.

Kondisi itu memengaruhi hasil yang didapat Real Madrid di lapangan. Los Blancos gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir, yakni kalah 0-1 dari Liverpool di Liga Champions, dan bermain imbang kontra Rayo Vallecano (0-0) dan Elche (2-2).

Rentetan peristiwa itu menjadi tanda jelas jika kepercayaan diri para pemain Real Madrid sedang merosot tajam. Bukan hanya performa yang anjlok, tetapi juga mentalitas yang mulai rapuh.

Di klub sekaliber Real Madrid, seorang pelatih tidak hanya dituntut memiliki taktik jitu. Dia juga harus mampu meyakinkan para pemain bintang untuk percaya sepenuhnya terhadap rencana besar yang dibawa.

Faktor itulah yang gagal dilakukan Xabi Alonso. Jika di Barcelona para pemain menunjukkan keyakinan penuh pada proyek taktik yang diusung Hansi Flick, situasi di Madrid justru sebaliknya.

Para pemain disebut tidak lagi percaya pada visi Xabi Alonso, sebuah masalah besar yang tak bisa diselesaikan hanya dengan latihan tambahan atau perubahan formasi.

Baca juga:  Timnas Indonesia vs Timor Leste

Sebelumnya, hasil positif yang diraih Madrid sempat menutupi masalah yang mulai muncul di balik layar. Namun kini, ketika performa menurun, retakan yang selama ini tersembunyi mulai tampak jelas.

Puncak kekhawatiran muncul ketika Madrid gagal merespons permainan Elche pada pekan ke-13 La Liga, Senin (24/11/2025) dini hari WIB. Padahal, dengan kualitas pemain yang mereka miliki, seharusnya Los Blancos mampu mengontrol jalannya pertandingan.

Namun sebaliknya, Elche tampil percaya diri dan memaksakan hasil imbang yang menyakitkan bagi Madrid. Torehan itu memang tak memengaruhi posisi Real Madrid di puncak klasemen, tetapi kini mereka hanya unggul satu angka atas Barcelona di tempat kedua.

Pelatih Elche, Eder Sarabia, dengan strategi yang matang dan skuad yang kompak berhasil membuat Madrid frustrasi. Dua poin penting melayang, dan yang lebih berat, Xabi Alonso kehilangan sebagian besar kredit yang masih tersisa di ruang ganti.

Kini bukan hanya Mbappe dan Vinicius yang dirumorkan kehilangan kepercayaan. Beberapa pemain lain kabarnya juga mulai ragu apakah Alonso masih menjadi sosok yang tepat untuk memimpin tim.

Real Madrid kini berada di persimpangan jalan. Performa tak meyakinkan, para pemain kehilangan kepercayaan, membuat Xabi Alonso berada dalam tekanan besar untuk menemukan solusi cepat. Jika tidak, musim ini berpotensi menjadi salah satu yang paling mengecewakan dalam era modern Los Blancos.

Posisi Madrid masih berada di puncak klasemen LaLiga tapi rawan disalip Barcelona, terlebih dengan adanya kabar perpecahan internal. Dikabarkan media-media Spanyol, seperti Cadena Cope, sebagian pemain Madrid tidak suka dengan metode kepelatihan Alonso.

Baca juga:  Ten Hag Dituding Hancurkan Karier Rashford

Masih dari media yang sama, ruang ganti Madrid terbagi menjadi dua kubu, satu yang memihak Alonso seperti Thibaut Courtois, Arda Guler, Kylian Mbappe, Dean Huijsen, dan Alvaro Carreras. Serta beberapa yang tak suka dengan Alonso yakni Vinicius Junior, Federico Valverde, Rodrygo Goes, Brahim Diaz, Endrick, dan Ferland Mendy.

Selain metode kepelatihan Alonso yang lebih tegas dan kaku ketimbang pendahulunya, Carlo Ancelotti, Alonso disinyalir juga tidak dapat mengontrol ruang ganti pemain. Seperti halnya ketika Vinicius Junior marah saat diganti di El Clasico dan tidak ditangani dengan baik.

Kabar perpecahan ruang ganti pemain Madrid, juga dengan isu keretakan Vinicius dengan Alonso membuat fans sejati Madrid, Rafael Nadal, angkat bicara. Mantan petenis top dunia tersebut menilai Vinicius harus menghormati sang pelatih, dan melihat Alonso dan Vinicius bisa menyelesaikan masalah itu dengan baik.

“Saya pikir ini bisa diselesaikan melalui dialog, dengan semua pihak memiliki pandangan yang sama,” kata Nadal kepada Movistar+.

“Saya yakin Vini perlu memahami siapa yang bertanggung jawab dan menghormati otoritas tersebut, dan juga klub, mengingat betapa berharganya menjadi pemain Real Madrid.”

“Namun, saya pikir dia sudah melakukan yang terbaik, dan hal-hal yang muncul darinya, yang terkadang tidak diterima dengan baik, dapat diperbaiki melalui dialog dan kesadaran bahwa segala sesuatunya dapat diperbaiki,” pungkasnya. (bol/riz)


TERKINI

John Herdman Perlu Belajar dari Guus Hiddink

Drama Pahit Keluarga Beckham

Ancaman Serius The Reds

Rekomendasi

...

Laga Ujian Liam Rosenior

Tolak ke Arab Saudi

AXIS Gelar Turnamen Futsal Pelajar

Membedah Kekuatan Arab Saudi

Calon Pelatih Timnas Brasil