JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Kontingen Indonesia mencatatkan awal yang gemilang dalam ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Tim para balap sepeda Indonesia sukses memborong tiga medali emas sekaligus pada hari pertama perlombaan yang digelar di Suranaree University of Technology, Rabu (21/1), sebagaimana siaran persnya kepada Jateng Pos.
Medali emas perdana untuk Merah Putih dipersembahkan oleh atlet asal DIY, Nurfendi. Tampil di nomor Men’s Time Trial kategori B (blind) dengan tandem pilot Mufti Fadilah Salma, Nurfendi mencatatkan waktu tercepat 41 menit 59,763 detik.
Nurfendi sukses menumbangkan dua wakil tuan rumah, Thailand, dalam balapan sengit sejauh 31,2 kilometer. Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang balas dendam setelah sebelumnya ia kalah dari wakil Thailand pada Desember lalu.
“Kemenangan ini terasa luar biasa dan tidak terprediksi karena bisa melebihi target. Emas ini saya persembahkan untuk bangsa dan negara,” ujar Nurfendi dengan penuh haru.
Kejayaan Indonesia terus berlanjut di lintasan balap sepeda. Medali emas kedua diraih oleh atlet asal Jawa Tengah, Vanza Mifthahul Jannah. Berpasangan dengan Salsa Billah Nikmatus Zahra di nomor Women’s Time Trial kategori B, mereka mencatatkan waktu 34 menit 55,616 detik, mengungguli wakil Malaysia dan Thailand.
Dominasi Indonesia semakin lengkap lewat aksi mantan pembalap motor dunia, Muhammad Fadli Imammuddin. Turun di nomor Men’s Individual Time Trial (ITT) kategori C3-C5, M. Fadli mengunci emas ketiga dengan catatan waktu 41 menit 44,062 detik. Pada nomor yang sama, Indonesia juga menambah pundi medali lewat Sufyan Saori yang meraih medali perak.
Pelatih para balap sepeda Indonesia, Rizan Setyo Nugroho, mengaku sangat bangga atas pencapaian anak asuhnya. Terlebih, Nurfendi dan Vanza awalnya hanya ditargetkan meraih medali perak.
“Alhamdulillah, pagi ini kita bisa mempersembahkan tiga emas. Persaingan sangat ketat, terutama di kelas putra yang hanya selisih sepuluh detik dengan Thailand. Kita benar-benar mengunci waktu per lap untuk memastikan kemenangan ini,” ungkap Rizan.
Hingga berita ini diturunkan, Indonesia masih berpeluang menambah pundi-pundi medali dari cabang olahraga lainnya di hari pertama gelaran ASEAN Para Games 2025. (dea/rit)



